IBX5A2F9222D4AE8

Senin, 16 April 2018

Tidak Hanya Burung, Penyu Juga Dapat Mendeteksi Medan Magnet Layaknya GPS

Bagaimanakah caranya burung mengetahui arah yang akan mereka tuju ? Alasan mengapa burung dapat mengetahui arah tujuan mereka adalah karena burung memiliki protein pada matanya yang berfungsi sebagai kompas. Dengan adanya protein itu lah mereka dapat menemukan tujuan mereka dengan tepat, pasalnya dari protein yang ada dimatanya itu lah mereka dapat melihat medan magrnet bumi yang digunakan sebagai petunjuk arah seperti GPS. Namun, ternyata tidak hanya burung saja yang dapat mendeteksi medan magnet untuk menemukan tujuannya. Temuan baru yang terbit di Current Biology menyatakan bahwa penyu tempayan (Caretta caretta) yang bersarang di pantai juga dapat mendeteksi medan magnet yang berfungsi sebagai GPS.


Setelah penyu menetas, ia akan melakukan migrasi hingga ribuan kilometer bahkan sampai melintasi Samudera Atlantik sampai bertahun-tahun. Uniknya, mereka dapat kembali ke pantai tempat menetas. " Penyu tempayan adalah makhluk menakjubkan yang bermigrasi melintasi Samudera Atlantik dan dapat kembali ke sarang tempat mereka menetas atau ke pantai lain yang memiliki medan magnet yang mirip," ujar Kenneth Lohmann, profesor biologi di University of North Carolina, Chapel Hill, dilansir Futurity, Jumat (13/4/2018). Temuan ini memberi pemahaman baru bagaimana penyu atau kura-kura memiliki kemampuan navigasi yang baik untuk kembali ke sarang. Dalam temuan ini, peneliti mengatakan penyu memiliki sistem untuk memprediksi jejak magnetik yang ditinggalkan saat mereka menetas. Jejak magnetik di sepanjang pantai itu digunakan sebagai petunjuk untuk pulang.

Meski begitu, GPS penyu tidak selalu tepat. Kadang kala penyu kembali ke pantai yang salah, kerena mereka mendeteksi lingkungan medan magnet yang sama dengan sarang pertama mereka. Peneliti menemukan beberapa penyu menuju ke pantai yang secara geografis jauh dari pantai tempat menetas. Menurut tim peneliti, temuan ini dapat digunakan untuk memajukan upaya konservasi penyu dan hewan migran lain seperti salmon, hiu, dan burung di masa depan. "Dinding laut, jaringan listrik, dan bangunan pantai besar dapat mengubah medan magnet yang dihadapi penyu," ujar Lohmann. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Tentang Berjibaku

Selamat datang di Berjibaku, blog yang menyediakan ragam informasi menarik dari dalam maupun luar negeri. Berjibaku menyediakan berbagai artikel dengan tema lifestyle, unik, karir, hubungan asmara, otomotif, motogp, teknologi, wisata, hiburan dan umum.

Semoga waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel-artikel di blog ini menjadi waktu-waktu yang menyenangkan dan menghibur.

Salam,
Admin

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *