IBX5A2F9222D4AE8

Rabu, 11 April 2018

Ingin Tampil Cantik dengan Ubah Warna Mata, Wanita Ini Justru Mendapat Petaka

Penampilan memang sangat diperhatikan apa lagi bagi kaum wanita. Hal-hal yang tidak terduga pun sering kali dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih memuaskan. Sebagian orang pasti pernah berfikir jika warna mata berbeda akan terlihat semakin cantik, maka anda pun pasti akan menggunakan lensa kontak untuk terlihat berbeda. Namun, mungkin penggunaan lensa kontak tak cukup bagi Nadinne Bruna, seorang model berusia 32 tahun yang tinggal di Miami, Florida. Bruna kemudian memutuskan untuk melakukan prosedur operasi pengubahan warna matanya dari cokelat menjadi abu-abu terang. Prosedur ini tak disetujui di Amerika Serikat. Untuk itu, dia terbang ke Bogota, Kolombia pada September 2016. Sayangnya, operasi ini tak berjalan sesuai rencana. Bruna justru kehilangan 80 persen penglihatannya di mata kanan dan 50 persen di mata kiri.


Bruna menyebut bahwa penglihatannya terus menerus buram akibat tekanan pada saraf optiknya oleh implan yang mengubah warna matanya. Tak hanya itu, kini matanya memerah dan terasa sakit selama berbulan-bulan. Sebenarnya, Bruna sempat kembali ke Kolombia pada Maret 2017 silam untuk menjalani prosedur lanjutan. Hal ini mulanya ditujukan untuk memperbaiki kerusakan pada matanya. Meski begitu, hasilnya kembali tak sesuai harapan dan membuatnya mencari perhatian medis di Bascom Palmer Eye Institue, Miami. Di sana, Bruna mendapat bantuan dari Dr Ranya Habash, seorang dokter mata yang memimpin operasi pengangkatan implan tersebut. Setelah menjalani operasi pengangkatan implan pada September, Bruna juga mendapat operasi darurat untuk mengobati glaukomanya pada November. Meski menjalani berbagai pengobatan, penglihatan model asal Argentina tersebut tidak bisa dipulihkan. Dengan kata lain, dia harus menanggung hal itu selama sisa hidupnya. 

Dr Habash mengatakan bahwa prosedur yang dipilih Bruna menyebabkan kerusakan yang "tidak bisa diperbaiki" pada mata. "Masalah dengan menyuntikkan pelat silikon ke mata adalah benda itu menyumbat saluran pembuangan mata, sama seperti jika wastafel diblokir," ungkap Dr Habash dikutip dari Fox News. "Tekanan terbentuk dan terbangun di dalam mata, menyebabkan peradangan dan merusak struktur. Ada alasan mengapa prosedur ini tidak disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dan itu karena kami telah melihat kerusakan jangka panjang dan tidak bisa diperbaiki yang mungkin terjadi," imbuhnya. Dr Habash menegaskan, masalah mata Bruna adalah hal yang harus dihadapinya seumur hidup. Kini, model tersebut memperingatkan para pengikutnya di Instagram tentang risiko prosedur yang dijalaninya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Tentang Berjibaku

Selamat datang di Berjibaku, blog yang menyediakan ragam informasi menarik dari dalam maupun luar negeri. Berjibaku menyediakan berbagai artikel dengan tema lifestyle, unik, karir, hubungan asmara, otomotif, motogp, teknologi, wisata, hiburan dan umum.

Semoga waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel-artikel di blog ini menjadi waktu-waktu yang menyenangkan dan menghibur.

Salam,
Admin

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *