IBX5A2F9222D4AE8

Senin, 12 Maret 2018

Tidak Seperti Mamalia Lainnya, Gajah Resisten Terhadap Penyakit Kanker

Sejak dulu ada sebuah pernyataan yang menyatakan bahwa sebagian dari mamalia didunia ini sangat rentan terhadap kanker. Namun, tidak semua hewan mamalia rentan terhadap kanker. Salah satunya adalah hewan yang satu ini. Sebuah penelitian mengungkap bahwa gajah ternyata resisten terhadap penyakit ini. Tidak sepenuhnya kebal sebenarnya, tetapi jumlah gajah yang terserang kanker sangat jarang. Hanya sekitar 4,8% kematian gajah yang diketahui disebabkan oleh penyakit ini. Kini peneliti berhasil menguak misteri yang selama ini mereka cari jawabannya. Gen gajah rupanya memegang peranan penting untuk mengurangi kerusakan sel yang secara acak bermutasi. Kabar baiknya, gen itu juga dapat ditemukan pada manusia. 


Gen itu disebut dengan p53. Peneliti mengungkapkan bahwa Gajah Afrika memiliki 40 salinan p53 sementara manusia hanya memiliki satu. Peneliti sudah bertahun-tahun mengenal gen p53 sebagai DNA sampah. Namun penelitian terbaru menunjukkan, gen tersebut mampu melakukan fungsi lain seperti mengendalikan beberapa hal, termasuk menekan tumor. Tidak hanya itu dalam studi baru, para peneliti menentukan bahwa gajah juga memiliki versi perbaikan DNA berbeda yang disebut FANCL, VRK2 dan BCL 11A. Mereka menemukannya setelah memaparkan sel gajah pada radiasi dan memeriksa bagaimana DNA merespon kerusakan tersebut. "Kami menjelajah area non-pengodean untuk mencoba menemukan bagian baru genom yang bisa mengendalikan beragam penyakit," jelas Christopher Gregg, pakar neurobiologis dari University of Utah. Hal tersebut disimpulkan oleh tim peneliti setelah melakukan serangkaian eksperimen. 

Peneliti mencari bagian genom gajah yang ada pada semua vertebrata tetapi secara khusus berkembang lebih cepat pada gajah. Mereka memindai area ini untuk mengetahui elemen yang membantu melawan mutasi, dalam hal ini kanker. Vertebrata memiliki banyak kesamaan DNA karena telah berevolusi dari nenek moyang yang sama. Jadi banyak mamalia lain yang juga memilki gen ini. Namun pada manusia gen, tersebut mungkin tidak berfungsi untuk melindungi kita dari kanker seperti yang terjadi pada gajah. Hanya saja, dengan mengetahui apa sebenarnya gen itu, manusia bisa mengetahui lebih dalam bagaimana evolusi itu bisa terjadi pada gajah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Tentang Berjibaku

Selamat datang di Berjibaku, blog yang menyediakan ragam informasi menarik dari dalam maupun luar negeri. Berjibaku menyediakan berbagai artikel dengan tema lifestyle, unik, karir, hubungan asmara, otomotif, motogp, teknologi, wisata, hiburan dan umum.

Semoga waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel-artikel di blog ini menjadi waktu-waktu yang menyenangkan dan menghibur.

Salam,
Admin

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *