IBX5A2F9222D4AE8

Jumat, 22 Desember 2017

Spooky Si Asteroid "Tengkorak" Dikabarkan Akan Melintas Bumi Kembali Tahun Depan

Masih ingatkah pada tahun 2015 yang lalu dikabarkan bahwa pada tanggal 31 Oktober 2015 akan ada asteroid yang melintas mendekati bumi? Tak disangka ternyata asteroid itu berbentuk seperti tengkorak manusia. Kini asteroid itu pun dikabarkan kembali akan melintasi bumi pada tahun depan. Asteroid 2015 TB145 di juluki sebagai asteroid spooky, Mengapa demikian? Karena pada pertama asteroid ini melintas bumipada malam Haloween dan karena bentuknya pun seperti tengkorak.


Asteroid ini diperkirakan akan kembali melintasi bumi pada November 2018. Sayangnya, jarak asteroid ini lebih jauh dari saat melintas pada 2015 lalu. Pada 2015, asteroid spooky berada di jarak yang relatif dekat dengan bumi, yaitu 486.000 kilometer saja atau sekitar 1,3 kali jarak ke bulan. Asteroid aneh ini pertama kali ditemukan oleh para astronom pada 10 Oktober 2015 dengan teleskop Pan-STARRS di Hawai. NASA pun menangkap gambar asteroid ini menggunakan Teleskop Radio Green Bank di West Virginia dan Radio Arecibo di Puerto Rico.


Dalam pengamatan keduanya, asteroid ini kadang-kadang terlihat menyerupai tengkorak manusia karena kondisi pencahayaan pada momen tertentu. Para ilmuwan Eropa, termasuk Pablo Santos-Sanz dari Institute of Astrophysics of Andalusia (IAA-CSIC), mengorganisir pengamatan terhadap asteroid ini. Hasilnya, karakteristik asteroid spooky dipublikasikan dalam jurnal Astronomy & Astrophysics. "Ini adalah asteroid tipe Apollo yang deket dengan bumi (NEA)," ungkap Santos-Sanz dikutip dari Phys.org, Rabu (20/12/2017).

"Kedekatan obyek kecil ini berarti kecerahan yang lebih tinggi, jadi kami memutuskan untuk mempelajarinya dengan berbagai teknik pengamatan: di satu sisi, menggunakan teleskop optik dari beberapa observatorium di Spanyol. Di sisi lain, kami menganalisisnya melalui inframerah pertengahan menggunakan VISIR Very Large Telescope (VLT) di European Southern Observatory (ESO) di Cerro Paranal, Chile," sambungnya. Dari pengamatan di Spanyol, para peneliti menemukan bahwa periode rotasi obyek ini paling mungkin adalah 2,94 jam. Dengan kata lain, waktu tersebut adalah perkiraan panjang harinya.

Namun mereka juga mengingatkan bahwa tidak bisa mengesampingkan kemungkinan lain, yaitu 4,78 jam sebagai solusi lain yang konsisten dengan data optik mereka. Para peneliti juga yakin akan mendapatkan lebih banyak data saat asteroid ini mendekati bumi pada November 2018 yang akan datang. Meski jarak asteroid ini nantinya lebih jauh, yaitu 105 kali rata-rata jarak ke bulan. "Meskipun pendekatan ini tidak akan begitu menguntungkan, kami akan dapat memperoleh data baru yang dapat membantu meningkatkan pengetahuan kita tentang benda ini dan benda lain yang serupa yang mendekati planet kita," ujar Santos-Sanz.

Thomas G. Muller, peneliti dari Max-Planck-Institut für extraterrestrische Physik, Jerman mengatakan, "Pertemuan berikutnya yang sedikit lebih menarik akan terjadi pada hari Halloween di tahun 2088, ketika objek mendekati Bumi sampai jarak sekitar 20 kali jarak ke bulan". "Pertemuan pada hari Halloween 2015 adalah pendekatan terdekat dari objek seukuran itu sejak 2006, dan kejadian serupa berikutnya adalah berlakunya 137108 (1999 AN10) pada tanggal 7 Agustus 2027. Kemudian, 99942 Apophis akan mengikuti pada tanggal 13 April 2029 dengan jarak sekitar 0,1 kali jarak ke bulan," sambung Muller yang juga co-author untuk penelitian ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Tentang Berjibaku

Selamat datang di Berjibaku, blog yang menyediakan ragam informasi menarik dari dalam maupun luar negeri. Berjibaku menyediakan berbagai artikel dengan tema lifestyle, unik, karir, hubungan asmara, otomotif, motogp, teknologi, wisata, hiburan dan umum.

Semoga waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel-artikel di blog ini menjadi waktu-waktu yang menyenangkan dan menghibur.

Salam,
Admin

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *