IBX5A2F9222D4AE8

Senin, 25 Desember 2017

Setelah Melakukan Penelitian Selama Seabad Ini Dia Identitas Makhluk Mungil yang Mengerikan

Sekitar pada seabad yang lalu, para ilmuan dihebohkan dengan penemuan makhluk laut yang berukuran mungil kira-kira sekitar 2 sentimeter di pegununga Rocky, Kanada. Pada masa itu dari mana asal usul makhluk mungil tersebut membuat para ilmuan menjadi bingung, Karena para peneliti tidak dapat menentukan dengan pasti apa jenis makhluk tersebut dan termasuk dari keluarga evolusi mana, karena penampakannya yang terlihat mengerikan meskipun memiliki ukuran yang mungil. Setelah seabad berlalu, kini ahli paleonotologi Universitas Toronto dan Museum Royal Ontario, Toronto, berhasil mengungkapkan identitasnya.


Diterbitkan dalam jurnal BMC Evolutionary Biology, penelitian ini mengungkapkan bahwa Habelia hidup selama pertengahan periode Kambrium, sekitar 508 juta tahun yang lalu. Periode Kambrium merupakan masa saat banyak nenek moyang hewan muncul untuk pertama kalinya. Meski demikian, karakteristik Habelia sudah mirip dengan hewan modern. Tubuhnya tersegmentasi mirip seperti lobster atau serangga. Penelitian yang dipimpin oleh Dr C├ędric Aria, seorang ahli paleontologi dari Universitas Toronto, ini juga menemukan bahwa Habelia berkaitan dengan nenek moyang chelicerate, kelompok yang mencakup kalajengking dan laba-laba.

"Habelia ini menjelaskan asal karakteristik tubuh yang dimiliki chelicerata," ujar Aria dilansir dari Independent, Kamis (21/12/2017). Salah satu bentuk tubuh yang mengarahkan Habelia pada chelicerate adalah bentuk mulutnya yang mirip. Nama chelicerate sendiri diambil dari chelicerae, istilah untuk menggambarkan sepasang penjepit yang berada di mulut arthropoda (kalajengking) dan arakhnida (laba-laba) untuk membabat mangsanya. Selain itu, makhluk-makhluk ini juga memiliki semacam senjata di kepala dan kaki yang baik untuk berjalan. Para ilmuwan yakin bahwa di masanya, makhluk ini adalah pemburu dasar laut yang efektif.

Meski tubuhnya hanya sepanjang dua sentimeter, tetapi peneliti menduga Habelia dapat melawan hewan seperti trilobata (hewan prasejarah yang memiliki kulit keras, red) dengan rahang mereka yang menakutkan. "Alat pelengkap (di tubuh) dan rahang yang kompleks membuat Habelia menjadi pemangsa yang sangat dahsyat, meskipun berukuran kecil. Kedua senjata itu sangat efektif untuk merobek mangsa," kata Aria.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Tentang Berjibaku

Selamat datang di Berjibaku, blog yang menyediakan ragam informasi menarik dari dalam maupun luar negeri. Berjibaku menyediakan berbagai artikel dengan tema lifestyle, unik, karir, hubungan asmara, otomotif, motogp, teknologi, wisata, hiburan dan umum.

Semoga waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel-artikel di blog ini menjadi waktu-waktu yang menyenangkan dan menghibur.

Salam,
Admin

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *