Selasa, 09 Mei 2017

Kiat Menurunkan Berat Badan Secara Efektif Dengan 6 Kebiasaan Sederhana Ini

Siapa bilang menurunkan berat badan itu susah?. Jika kamu menyadari ternyata beberapa kegiatan yang sering kali kamu lakukan sehari-hari jika tidak berlebihan ternyata juga sangat efektif dalam membantu kamu memangkas lemak membandel dalam tubuh kamu.

Kamu tau gak kalau ternyata untuk menurunkan berat badan itu tak sesulit yang kamu pikirkan lho. Kamu gak perlu pergi ke pakar atau konsultan diet untuk bisa tampil lebih slim, sebab ada beberapa hal sederhana yang ternyata bisa kamu lakukan untuk menurunkan berat badan.

Memang tak dapat dipungkiri jika memiliki berat badan yang melebihi porsinya tentu bukan saja akan berimbas pada kesehatan kamu saja, akan tetapi juga pada penampilanmu. Nah buat kamu yang belum menyadari apa saja sih sebenarnya kebiasaan-kebiasaan sederhana kamu yang ternyata efektif untuk menurunkan berat badan, maka berikut adalah beberapa diantaranya.

Kiat Menurunkan Berat Badan
Kiat Menurunkan Berat Badan
1. Buat kamu yang kurang suka sarapan pagi, maka kini saatnya kamu pikir-pikir kembali karena ternyata sarapan bisa membuat kamu kurus

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh The National Weight Control Registry, mereka yang terbiasa sarapan pagi dengan porsi seimbang, dan tekontrol ternyata berat badannya turun sekitar 30 pon, atau sebesar 15 kg dalam satu tahun. Tetapi hasil akan berbeda-beda untuk tiap orang tergantung kondisi tubuh masing-masing.

Hasil yang sama juga ditunjukkan oleh penelitain yang dilakukan oleh James O. Hill, PhD dari The Center for Human Nutrition dari Universitas Colorado Health Sciences Center. Hasil dari sampel penelitiannya menunjukkan, sebanyak 78% dari mereka yang sarapan pagi setiap hari, dan sebanyak 90% dari mereka yang sarapan paling tidak lima hari dalam seminggu. Masing-masing dengan menu dengan jumlah kalori yang terkontrol, menunjukkan hasil kehilangan berat badan lebih mudah.

Menurut Katherine Zeratsky, R.D., L.D, staff ahli dari Mayoclinic juga menyatakan bahwa terbiasa sarapan pagi dengan makanan sehat akan membantu kita memangkas kelebihan berat badan sekaligus memperbaiki berat badan. Karena mengurangi rasa lapar sehingga saat jam makan siang porsi makan kita tetap terkontrol. Selain itu, sarapan memberikan kita energy yang cukup untuk melalui hari. Jadi, mulai sekarang jangan remehkan sarapan pagi ya.


2. Saat di depan kamu sudah tersaji makanan sebaiknya jangan langsung disantap, akan tetapi awali dengan minum air putih terlebih dahulu

Penelitian dari Brenda Davy, PhD berserta tim ahli gizi dari Virginia Tech yang melakukan pengamatan pada 48 orang yang mengalami obesitas. Mereka yang mengalami obesitas tersebut diminta untuk melakukan diet rendah kalori yakni sebesar 1200 kalori untuk perempuan, dan 1500 kalori untuk laki-laki per hari.

Setengah dari mereka diminta untuk minum 16 ons air putih, atau sekitar 473 ml sebelum makan. Setelah beberapa bulan, hasil menunjukkan bahwa mereka yang diminta minum air putih sebelum makan kehilangan 15,5 pon berat badannya, atau sekitar 7,5 kg. Hal ini lebih besar jumlahnya jika dibandingkan mereka yang tidak diminta minum air putih yang hanya kehilangan rata-rata 5,5 kg berat badannya.

Para peneliti tersebut berkesimpulan bahwa minum air putih sebelum makan membantu mengisi perut kita. Sehingga kita menjadi tidak terlalu lapar, dan saat makan tidak akan kalap. Selain itu, minum air putih menekan keinginanmu untuk menenggak soda, atau jus kemasan yang tinggi kalori. Minum air putih sebelum makan juga membuat berat badanmu yang telah turun tidak mudah melonjak kembali. Wow, ternyata air putih itu amazing banget kan?.


3. Buat kamu yang hobi begadang, udah waktunya bagi kamu untuk mulai menata kembali jam tidur kamu setidaknya sebanyak 7 jam setiap hari

Ternyata tidur cukup selama 7 jam yang seringkali kita lakukan juga efektif dalam menurunkan berat badan. Salah satu alasannya adalah karena tidur akan mempengaruhi hormon yang mengatur lapar dan kenyangnya tubuh kamu yang disebut ghrelin dan leptin.

Hormon ghrelin bertugas memberikan sinyal ke otak kapan seharusnya kamu makan. Saat kamu kurang tidur, tubuh kamu akan melepaskan lebih banyak hormon ghrelin. Sebagai konsekuensinya kamu akan lebih sering merasa lapar. Sedangkan hormon leptin bertugas sebaliknya, yakni meminta otak untuk berhenti makan. Saat kamu kurang tidur, tingkat leptin didalam tubuh akan menurun. Akibatnya, otak akan memperoleh sinyal bahwa kamu harus lebih banyak makan.

Nah, jadi intinya adalah saat kita kurang tidur, hormon ghrelin akan naik, dan leptin akan sebaliknya turun. Sehingga tidak heran bagi mereka yang kurang tidur akan lebih sering mengalami overeating yang berimbas pada berat badannya.

Penelitian lain yang dilakukan oleh University of Chicago mengatakan bahwa hanya dalam 4 hari saja kita tidur tidak cukup akan mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memproses insulin. Hormon insulin sendiri diperlukan tubuh untuk mengubah gula, pati, dan makanan lainnya menjadi energi. Apabila dalam 4 hari saja tidur kita tidak cukup, maka produksi hormon insulin akan turun hingga 30%. Kemampuan metabolisme tubuhpun langsug menurun. Makanan yang harusnya diproses oleh tubuh menjadi energi justru oleh tubuh akan diubah menjadi lemak. Tuh kan ternyata tidur yang cukup itu penting banget buat menurunkan berat badan kamu, terlebih lagi membuat kondisi badan kamu tetap sehat.


4. “Mendengarkan Musik Saat Olahraga”. Meskipun terlihat agak kurang nyambung terdahap pengaruh berat badan, tapi itu fakta lho

Petra Kolber dari IDEA Health and Fitness Association menyatakan bahwa dengan mendengarkan musik saat olahraga membuat pelakunya akan lebih banyak membakar kalori tanpa menyadarinya. Serta membuat olahraga lebih cepat. Studi yang dilakukan pada tahun 2005 ini menemukan indikasi bahwa mendengarkan musik saat berolahraga membuat pesertanya lebih mudah kehilangan berat badan karena membantu orang yang berolahraga lebih konsisten. Selain itu, efek musik juga bisa membuat pendengarnya tidak akan mengingat sulitnya berolahraga dan menjauhkan dari rasa bosan serta jenuh.

Para peneliti melakukan penelitian terhadap beberapa perempuan yang mengalami obesitas dan dalam proses diet. Selama 24 minggu, sebagian dari mereka diberikan pemutar musik dan diminta untuk mendengarkan musik saat mereka berjalan kaki.

Hasilnya setelah 24 minggu, semua peserta penelitian memang mengalami penurunan berat badan. Tetapi, kelompok yang mendengarkan musik saat berolahraga mengalami penurunan berat badan, dan pengurangan lemak tubuh lebih banyak dibanding mereka yang tidak mendengarkan musik… Hihihi, ternyata beneran nyambung yah!


5. Meskipun kata orang makan keju dan cokelat bikin gemuk, tapi fakta justru mengatakan yang sebaliknya

Penelitan terbaru datang pada awal tahun 2015 ini. Para peneliti mengemukakan bahwa keju dan cokelat juga dapat efektif menurunkan berat badan. Jika kamu berniat menurunkan berat badan ternyata bukan berarti kamu harus menghindari makanan manis, dan asin. Salah satunya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh The International Archives of Medicine menemukan fakta bahwa cokelat dapat membantu memangkas beberapa lemak di perut kita.

Peserta penelitian sendiri adalah mereka yang berumur antara 19-67 tahun dan sedang melakukan diet rendah lemak. Para partisipan dibagi menjadi dua kelompok, dimana kelompok pertama diminta untuk memakan sebanyak 42 gram cokelat yang memiliki 80% kandungan cokelat tiap harinya. Sedangkan, kelompok kedua hanya melakukan diet rendah lemak saja. Hasilnya dalam tiga minggu berikutnya kelompok pertama kehilangan berat badan 10% lebih daripada kelompok kedua. Para peneliti berkesimpulan dengan mengkonsumsi cokelat dengan kandungan yang tingi dapat secara signifikan meningkatkan kesempatan untuk kehilangan berat badan lebih banyak, dan para pelaku dietnya juga tidak akan merasa bosan.

Penelitian lain yang dilakukan oleh peneliti dari Univesity of Copenhagen dan Aarhus University yang dimuat dalam The Journal of Agriculture and Food Chemistry awal April 2015 lalu. Para peneliti tersebut mengambil sampel air seni dan kotoran dari 15 laki-laki yang sedang melakukan diet yang menambahkan susu, keju, dan butter dalam menu yang mereka konsumsi selama dua minggu. Mereka menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi keju selama proses pengamatan memiliki komposisi bakteri yang berbeda. Memiliki senyawa butirat yang lebih tinggi. Butirat adalah asam lemak yang memiliki sifat anti inflamasi yang dapat meningkatkan produksi energi, dan mencegah obesitas karena sifatnya yang mempertahankan lemak tubuh. Itu artinya dengan mengkonsumsi keju secukupnya dengan porsi yang seimbang dapat membantu kamu menurunkan berat badan… Tuh kan ternyata kini fakta yang berbicara ;)


6. Buat kamu yang hobi memakai pakaian longgar, kini waktunya beralih ke pakaian yang sesuai ukuran

Apabila kamu menggunakan pakaian yang ukurannya beberapa tingkat lebih besar dibanding yang kamu butuhkan, maka kamu tidak akan pernah mengetahui beberapa bagian tubuh kamu yang mungkin sedikit demi sedikit membesar. Sebaliknya, apabila kamu menggunakan pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh tentu akan menyadarinya. Misalnya jika pinggul kamu sedikit membesar karena beberapa hari ini tidak olahraga, kamu akan dengan segera menyadarinya dan kembali berolahraga untuk mengembalikan ukuran bagian tubuh tersebut seperti semula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Tentang Berjibaku

Selamat datang di Berjibaku, blog yang menyediakan ragam informasi menarik dari dalam maupun luar negeri. Berjibaku menyediakan berbagai artikel dengan tema lifestyle, unik, karir, hubungan asmara, otomotif, motogp, teknologi, wisata, hiburan dan umum.

Semoga waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel-artikel di blog ini menjadi waktu-waktu yang menyenangkan dan menghibur.

Salam,
Admin

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *