Minggu, 30 April 2017

Apa Yang Mesti Dilakukan Saat Hujan Petir Agar Tetap Aman?

Musim penghujan tak hanya membawa berkah, akan tetapi di saat bersamaan juga mengakibatkan masalah banjir dan longsor. Bahkan tak jarang pula guyuran hujan turun disertai dengan sambaran petir. Ada sebagian orang yang menyikapi petir biasa-biasa saja, namun banyak juga yang merasa traumatis dan ketakutan manakala melihat petir yang disertai bunyi menggelegar.

Secara probabilitas sambaran petir yang mengenai objek terbilang cukup kecil. Namun meskipun begitu, petir tetap patut di waspadai. Sebuah studi penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat mengungkapkan perhitungan probalititas sambaran petir atau Lightning Strike Probabilities. Melalui laman situs lightningsafety.com, berikut adalah rumus perhitungan probabilitas sambaran petir.

1. ASSUME

4 CG flashes/km2/yr/average
House is 10 X 20 m2 = 200 m2
Direct strike to house when lightning hits within 10 m
Predicted strike (1200 X4)/1 000 000 =
4.8 X 10 -3 or once ea. 200 years
Therefore - 1 out of 200 house will be struck per year.

2. ASSUME

USA population = 280,000,000
1000 lightning victims/year/average
Odds = 1 : 280,000 of being struck by lightning

Melalui perhitungan tersebut, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa kemungkinan objek tersambar petir terbilang cukup kecil. Jauh dibawah korban yang dihasilkan oleh banjir, gunung meletus atau bencana alam lainnya.

Meskipun demikian, ada beberapa hal yang disarankan jika seandainya Anda terjebak dalam situasi badai petir. Kira-kira apa saja?. Berikut ulasannya.

Apa Yang Mesti Dilakukan Saat Terjebak Dalam Badai Petir?
Sambaran petir
Saat berada di luar ruangan:

- Perhatikan prakiraan cuaca. Jika berpotensi hujan dengan disertai petir, sebaiknya Anda menunda semua aktivitas di luar ruangan.
- Segera berlindung atau masuk kedalam rumah saat ada petir.
- Jangan berdekatan dengan dinding atau lantai beton sebab listrik dapat merambat melalui beton yang memiliki rangka besi atau baja.
- Ingat aturan 30-30. Setelah melihat sambaran kilat, mulai berhitung hingga 30. Jika terjadi sambaran kembali sebelum Anda selesai berhitung, maka segera masuk ke dalam ruangan atau tunda dulu aktivitas luar ruangan hingga 30 menit setelah sambaran petir terakhir.
- Hindari benda-benda yang terbuat dari logam seperti tiang, menara atau pagar besi. Ingatlah bahwa air dan logam merupakan penghantar listrik yang sangat baik.
- Hindari berlindung di bawah pohon yang tinggi sebab petir kerap menyambar objek-objek yang tinggi. Sebaliknya, berlindunglah di bawah pohon yang rendah. Saat pohon tersambar petir, maka kandungan batang pohon yang basah akan menghantarkan aliran listrik ke bawah yang kemudian menuju ke tanah.

    Saat berada di dalam ruangan:

    - Jangan menyalakan air keran saat terjadi petir. Arus listrik petir bisa mengalir melalui pipa atau saluran air.
    - Matikan dan cabut semua sambungan kabel peralatan listrik dari saklar karena listrik dapat mengalir melalui benda-benda elektronik dan dapat menyebabkan kerusakan yang parah.
    - Jangan menggunakan telepon kabel saat badai petir.
    - Jangan merapat ke dinding serta lantai beton yang terdapat kerangka logam di dalamnya.
      Kemudian, apakah aman jika menggunakan handphone atau telpon seluler saat hujan dan petir?. Menurut sebuah jurnal yang dirilis oleh Lembaga Cuaca Amerika NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration), penggunaan telepon seluler di saat hujan cukup aman. Yang disarankan untuk dihindari saat hujan ialah penggunaan telepon kabel misalnya seperti telepon rumah. Sebab, sambaran petir yang bermuatan listrik dapat merambat melalui kabel yang terhubung ke telepon.

      Beberapa artikel yang pernah Anda baca mungkin ada yang mengungkapkan jika ada petir maka tindakan terbaik adalah dengan berjalan merangkak atau berbaring serapat mungkin dengan tanah. Namun NOAA membantah dengan mengatakan pernyataan tersebut tidak realistis. Pasalnya ketika petir menghantam daratan yang basah, listrik tetap bisa mengalir di tanah.

      "Di saat petir menghantam Bumi, listrik tetap dapat mengalir di tanah. Bahkan 30 meter dari titik sambaran, petir masih dapat berakibat fatal," tulis NOAA.

      Perlu untuk Anda ketahui bahwa tips-tips di atas bukanlah jaminan untuk sama sekali tidak terkena sambaran petir, akan tetapi paling tidak tindakan-tindakan tersebut dapat meminimalisir segala resiko yang mungkin dapat ditimbulkan oleh sambaran petir.

      Tidak ada komentar:

      Posting Komentar

      Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

      Tentang Berjibaku

      Selamat datang di Berjibaku, blog yang menyediakan ragam informasi menarik dari dalam maupun luar negeri. Berjibaku menyediakan berbagai artikel dengan tema lifestyle, unik, karir, hubungan asmara, otomotif, motogp, teknologi, wisata, hiburan dan umum.

      Semoga waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel-artikel di blog ini menjadi waktu-waktu yang menyenangkan dan menghibur.

      Salam,
      Admin

      Ikuti via email

      Kontak Admin

      Nama

      Email *

      Pesan *