Jumat, 21 April 2017

Jenis Pekerjaan Magang Dan Freelance Untuk Mahasiswa Yang Dapat Ditekuni

Saat harus menimba ilmu di perguruan tinggi, tentu belajar memang menjadi fokus utama. Kita tidak ingin mengecewakan kedua orangtua yang sudah susah payah membiayai kita untuk mengenyam pendidikan tinggi yang tentu saja dengan biaya yang tidak murah. Tetapi disisi lain, pasti ada bagian dari hatimu yang ingin agar kamu belajar mandiri. Tidak lagi memberatkan kedua orang tua sekaligus memperkaya pengalaman bekerjamu.

Jika kamu berkeinginan kuat, semua pasti bisa kamu lakukan. Siapa bilang mahasiswa hanya bisa mengandalkan uang kiriman dari orangtua setiap bulannya. Di luar sana ada berbagai pekerjaan yang dapat kamu lakukan untuk menambah saldo ATMmu setiap bulan, tanpa harus mengganggu waktu kuliahmu. Tetapi tentu dengan catatan bahwa kamu harus pandai-pandai mengatur waktu agar kuliahmu, dan pekerjaan sampinganmu ini tidak saling menggangu. Berikut Jenis Pekerjaan Magang Dan Freelance Untuk Mahasiswa Yang Dapat Ditekuni

Jenis Pekerjaan Magang Dan Freelance Yang Dapat Ditekuni Mahasiswa
Pekerjaan Magang Dan Freelance Untuk Mahasiswa

1. Guru Les Privat

Ini adalah profesi yang sangat digemari untuk memperoleh uang jajan tambahan bagi para mahasiswa selama ini. Cara untuk menjadi guru les privat sendiri tergolong mudah. Kamu dapat menawarkan jasamu langsung kepada mereka yang membutuhkan, atau kamu bisa bergabung ke lembaga bimbingan les privat yang ada di kotamu.

Alasan mahasiswa memilih profesi ini diantaranya, pertama, jumlah peserta les yang sedikit. Karena les privat jadi hanya satu saja pesertanya sehingga kita hanya perlu menyesuaikan diri dengan satu teknik mengajar. Kedua, waktu yang dapat disesuaikan sendiri, dan ketiga, bayaran yang cukup memuaskan.

Gaji sebagai guru les privat sendiri berkisar antara Rp. 20.000,00 – Rp. 50.000,00 tiap pertemuan yang biasanya berlangsung selama 90 menit. Bahkan di kota-kota besar gaji guru les privat bisa mencapai Rp. 80.000,00 tiap pertemuan. Hal itu belum ditambah makan gratis, karena orang tua dari anak yang kita beri les privat tersebut terkadang menawari para guru les privat anaknya untuk makan di rumah mereka. Lumayanlah untuk anak kuliahan.


2. Penulis Lepas

Menjadi penulis lepas juga menjadi salah satu profesi yang sering dipilih para mahasiswa, Karena tidak perlu mobilisasi, keleluasaan dalam bereksplorasi, dan waktu yang dapat disesuaikan. Menjadikan pekerjaan yang satu ini dapat dengan mudah dilakukan ditengah jeda kuliah, atau bahkan dari dalam kamar kos sekalipun.

Untuk menjadi penulis lepas, biasanya mahasiswa harus melamar dulu ke website-website yang membutuhkan penulis lepas dengan menyertakan artikel buatan sendiri. Biasanya penulis lepas diminta untuk menulis dalam Bahasa Inggris, atau Bahasa Indonesia sesuai dengan kebutuhan. Dengan rentang waktu tertentu tergantung kesepakatan dengan si empunya website dimana penulis lepas ini bernaung.

Gaji penulis lepas sendiri bervariasi. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi gaji para penulis lepas ini diantaranya jumlah kata per artikel, pengalaman si penulis lepas sendiri, dan kondisi pemilik website. Biasanya berkisar antara Rp. 2.000,00 – Rp. 13.000,00 per artikelnya. Saran saja, sebelum memutuskan untuk menjadi penulis lepas untuk suatu website, hendaknya kenali dulu dengan baik bagaimana website tersebut.


3. Instruktur Fitness

Kalau kamu adalah penggila olahraga, memiliki bentuk tubuh yang bagus. Mungkin profesi ini cocok untuk menambah pundi-pundi uangmu. Kamu bisa melamar untuk menjadi instruktur fitness ditempat kamu biasa nge-gym. Selain dapat selalu menjaga bentuk tubuhmu tetap ideal, manjadi instruktur fitness juga dapat membantu orang lain untuk memiliki badan idaman sepertimu.

Gaji sebagai instruktur fitness sendiri bervariasi antara Rp. 1.000.000,00 hingga Rp. 2.500.000,00 per bulan. Itu belum termasuk tambahan kalau kamu menjadi instruktur tersertifikasi. Misalnya kamu sangat keranjingan olahraga bodycombat, zumba, yoga, pilates, atau yang lainnya. Kemudian kamu menekuninya, dan mengikuti tes sertifikasi di lembaga pencetus olahraga tersebut. Gajimu bisa jadi dua kali lipat dari itu.


4. Asisten Praktikum

Profesi yang satu ini sering kali dianggap sebagai profesi mentereng diantara para mahasiswa. Meskipun dengan gaji yang bisa dibilang tidak tentu. Biasanya hanya sekitar Rp.10.000,00 – Rp 25.000,00 per pertemuan tergantung kebijakan kampusmu. Tetapi, kesempatan untuk mengajar seperti halnya dosen di depan kelas dapat menjadi pengalaman tersendiri. Belum lagi kesempatan untuk lebih dekat, dan dikenal oleh dosen.

Mereka akan mengetahui keberadaanmu diantara mahasiswa-mahasiwa lain yang banyak jumlahnya di kampus. Bisa jadi berawal dari menjadi salah satu asisten praktikum dosen, kesempatan untuk diajak dosen tersebut untuk mengerjakan proyeknya bisa jatuh ke tanganmu. Kan lumayan untuk menambah uang jajan.


5. Pemandu Wisata

Kalau kamu jago dalam hal kemampuan berbicara terutama bahasa asing, dan memiliki kemampuan yang luas terhadap berbagai macam tempat wisata di kotamu. Apalagi jika kota tempatmu menimba ilmu di perguruan tinggi adalah kota wisata. Profesi ini sangat cocok untukmu. Untuk menjadi pemandu wisata kamu dapat melamar ke berbagai biro wisata di kotamu, atau menjadi pemandu wisata independen.

Agar tidak menggangu kuliahmu, kamu dapat melakukan pekerjaan ini pada akhir minggu. Selain dapat membantumu memperluas jaringan, dan pengalaman. Gaji menjadi pemandu wisata juga bisa dibilang lumayan, berkisar antara Rp. 100.000,00 – Rp. 1.500.000,00 perhari tergantung peranmu selama menjadi pemandu, dan seberapa loyal mereka yang menggunakan jasamu. Hal tersebut belum termasuk gratis masuk obyek wisata, dan jika wisatawan yang kamu pandu berbelanja di suatu tempat tertentu sang pemilik tempat belanja tidak jarang akan memberimu tip sebagai tanda terimakasih.


6. Korektor Lepas

Untuk menjadi korektor (proofreader) syarat mutlak yang harus kamu miliki adalah pengetahuan yang baik dalam hal tata bahasa. Jika kamu orang yang seperti itu, maka pekerjaan yang satu ini memang pas untukmu. Seperti halnya penulis lepas menjadi korektor lepas juga dipilih sebagai pekerjaan paruh waktu karena fleksibilitas kerjanya. Saat ini gaji seorang korektor lepas masih bervariasi berkisar antara Rp. 3.000,00 hingga Rp. 5.000,00 per halaman. Tetapi, jika kamu diminta melakukan editing standard dengan mechanical editing, dan substantive editing jasamu dapat dihargai lebih dari Rp. 10.000,00 per lembar. Cukup lumayan bukan?

Baca juga: Bisnis Rumahan Yang Menguntungkan Untuk Sampingan


7. Penerjemah

Profesi selanjutnya yang dapat kamu tekuni sembari menjalankan kewajibamu sebagai mahasiswa adalah menjadi penerjemah. Jika kamu memiliki kemampuan berbahasa asing yang mumpuni, maka kamu bisa menjadikan profesi penerjemah sebagai pekerjaan paruh waktumu. Penerjemah sendiri dibagi dua jenis yakni penerjemah lisan (interpreter) atau penerjemah tulisan(translator). Dari dua jenis profesi penerjemah tersebut biasanya penerjemah lisan gajinya lebih besar karena membutuhkan kemampuan bahasa, dan konsentrasi yang lebih dibandingkan dengan penerjemah tulisan. Saat ini gaji sebagai penerjemah dapat berkisar antara Rp. 1.000.000,00 hingga Rp. 6.000.000,00 per proyek tergantung tingkat kesulitan, dan kemampuan yang kamu miliki.


8. Web Developer

Di era yang serba digital seperti sekarang ini kebutuhan akan website juga semakin meningkat. Tidak hanya sebagai sarana untuk memberikan informasi melalui internet, lebih dari itu banyak sekali sistem manual yang pada akhirnya diubah menjadi terkomputerisasi. Oleh karena itu, saat ini para pemilik perusahaan pengembang website mulai membuka banyak tawaran pekerjaan paruh waktu bagi para web developer. Jika kamu mahasiswa IT, dan menguasai bahasa pemrograman, sistem basis data, atau desain website.

Peluang kerja ini perlu kamu ambil. Selain dapat memperkaya portofoliomu, bekerja paruh waktu sebagai web developer dapat mengembangkan kemampuanmu di bangku kuliah. Gaji sebagai web developer sendiri cukup lumayan antara Rp. 1.000.000,00 hingga Rp 8.000.000,00 atau bahkan lebih, tergantung dari kerumitan sistem yang akan kamu bangun, dan kemampuanmu juga.


9. Pramusaji

Profesi sebagai pramusaji juga biasanya sering dipilih sebagai pekerjaan paruh waktu mahasiswa. Karena jam kerjanya yang bisa disesuaikan, dan pekerjaannya yang tidak susah membuat mahasiswa seringkali memilih menekuni pekerjaan ini selagi tidak ada jam kuliah. Banyak sekali tempat makan, restaurant, dan café yang membuka lowongan bagi para mahasiswa untuk menjadi pramusaji.

Baca juga: Memilih Kursi Cafe? Inilah Beberapa Pertimbangannya!

Selain harus berpenampilan menarik, dan komunikatif. Seorang pramusaji harus memiliki sifat yang sabar, dan tangguh dalam melayani para pelanggan yang datang yang terkadang memiliki sifat yang berbeda-beda. Gaji sebagai pramusaji sendiri berkisar antara Rp. 800.000,00 hingga Rp 1.200.000,00 .
Itu tadi Ragam Profesi yang Dapat Ditekuni Meski Masih Berstatus Mahasiswa yang dapat kamu pilih untuk dijadikan pekerjaan paruh waktu sembari menimba ilmu di bangku kuliah. Pastikan kamu memilih pekerjanan paruh waktu yang tepat, dan sesuai dengan kemampuanmu ya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *