Jumat, 02 Desember 2016

Belajar Teknik Menghafal Cepat Dengan Metode Sederhana Sebelum Ujian

Berjibaku.com - Belajar Teknik Menghafal Cepat Dengan Metode Sederhana Sebelum Ujian. Saat ujian akhir semester tiba, suka tidak suka kita harus menempuh ujian untuk tiap mata kuliah yang sudah kita ambil semester itu. Tanpa pilih-pilih, semuanya harus dihadapi demi selamatnya indeks prestasi kita semester ini.

Tentu rasanya malas sekali mengulang suatu matakuliah tertentu tahun depan hanya karena kita jatuh pada nilai UAS. Tidak hanya matakuliah yang sifatnya eksakta, atau serba hitung-hitungan yang penting. Matakuliah hafalan juga tidak kalah penting.

Nah, untuk jenis matakuliah yang satu ini terkadang kita dihadapkan pada kenyataan banyaknya materi yang perlu di hafal tidak sebanding dengan alokasi waktu yang tersedia. Bagi sebagian orang mata kuliah hafalan rasa-rasanya jauh lebih sulit jika dibandingkan matakuliah yang membutuhkan logika, dan kemampuan matematika. Tetapi jangan lantas berkecil hati dan menyerah begitu saja. Kamu harus tetap optimis dapat menghadapi ujian yang satu ini. Tenang, kamu bisa menerapkan beberapa strategi dibawah ini bisa kamu terapkan saat harus menghadapi ujian hafalan esok hari.

Metode menghafal cepat


Mendengarkan Musik Klasik Sambil Belajar Membantu Daya Ingatmu


Saat harus menghadapi ujian hafalan esok hari kamu bisa belajar dengan ditemani musik klasik. Pemilihan jenis musik klasik ini bukan tanpa sebab. Karena musik jenis ini dipercaya dapat meningkatkan daya ingat bagi pendengarnya. Musik klasik ini sangat dipercaya oleh banyak orang dapat membuat kita tenang, dan rileks sehingga kita akan lebih mudah menyerap informasi yang didapat. Hal ini didasarkan pada penelitian seorang berkebangsaan Bulgaria pada tahun 1960 bernama Dr. Georgi Lozanov.

Peneliti ini membagi peserta penelitiannya menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok diminta membaca sebuah artikel, dan menyampaikan bahwa nanti setelah mereka membaca akan diberikan kuis berkaitan dengan artikel tersebut. Saat mereka tengah membaca, peneliti memperdengarkan dua jenis musik yang berbeda kepada masing-masing kelompok. Hasilnya mereka yang membaca artikel sambil mendengarkan musik klasik dapat mengingat isi artikel lebih baik.

Peneliti asal Bulgaria ini menjelaskan bahwa kuncinya terdapat pada relaksasi sebelum membaca. Relaksasi selama antara 3-5 menit ini mengkondisikan otak kita dalam kondisi siap untuk menyerap informasi baru. Dari beberapa musik klasik yang ada, Lozanov sendiri merekomendasikan beberapa musik klasik yang efektif diantaranya adalah Claude Debussy’s Deux Arabesques, Tchaikovsky’s Concerto No.1, dan Corelli’s Concerti Grossi Op. 6 No. 2. Wah coba deh dibuktikan penelitian Eyang Lozanov ini pada kasusmu yang harus belajar menghafal.

Baca juga: Tips Belajar Gitar Bagi Pemula


Konsumsi Makanan yang Baik Untuk Otakmu


Makan adalah sumber energi tidak hanya bagi tubuh, tetapi juga otak. Seperti kata pepatah, kamu adalah apa yang kamu makan. Itu berarti apapun yang masuk ke tubuh kita akan mempengaruhi tubuh kita juga. Untuk itu, agar daya ingatmu semakin cemerlang saat ujian, tidak ada salahnya jika kamu selama ujian mengkonsumsi bahan makanan yang akan memberikan asupan nutrisi pada otakmu.

Seperti kacang-kacangan karena antioksidan serta vitamin E yang terkandung didalamnya dapat mengatasi daya ingat yang buruk. Selain itu, masih ada makan yang memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga baik untuk otak. Diantaranya, buah – buahan yang termasuk pada keluarga berry seperti blueberry dan strawberry. Brokoli yang tinggi vitamin K juga efektif meningkatkan fungsi, dan kekuatan otak. Sebaiknya konsumsilah makanan - makanan tersebut agar daya ingatmu semakin baik saat ujian.




Waktu Terbaik untuk Menghafal Ada Di Pagi Hari


Agar lancar menghadapi ujian menghafal wajib hukumnya mengetahui kapan waktu paling efektif untuk belajar materi hafalan. Yup, waktu terbaik untuk belajar hafalan ada di pagi hari. Saat pagi biasanya keadaan lebih tenang dan damai sangat cocok untuk kamu yang harus menghafal. Suasana bising, dan gaduh tentu dapat memecah konsentrasimu. Untuk itu, saat harus berhadapan dengan ujian yang materinya hafalan sebaiknya belajarlah dipagi hari. Malam sebelumnya kamu bisa tidur lebih awal, dan bangun lebih pagi. Sekitar jam 2 pagi atu jam 3 pagi rasanya sudah cukup. Sejuknya udara pagi tentu dapat memberikan otakmu oksigen yang cukup sehingga lebih mudah lagi untuk menghafal materi. 


Catatlah Bagian-Bagian yang Kamu Anggap Penting


Saat kita membaca untuk menghafal kita baru belajar satu kali. Saat kita belajar sambil mencatat bagian – bagian penting, saat itu kita sedang mengulang belajar sekali lagi. Hal ini sangat membantumu agar lebih cepat menghafalnya. Jadi, saat harus menghafal siapkan buku catatan untuk menulis. Baca materimu, hafalkan sejenak, kemudian tulis kembali ke dalam buku cataatan dengan bahasamu sendiri. Cara ini cukup efektif untuk membuat materi yang tengah kamu hafalkan itu masuk ke dalam otak kita, dan tidak menguap setelahnya. Sehingga saat ujian tiba, kamu tetap bisa mengingat apa yang sudah kamu pelajari. Lagipula, catatan tersebut nantinya dapat sangat membantu sekali jika kamu ingin mengulang materimu kembali sesaat sebelum ujian dimulai.




Hapalkan Kata Kunci


Materi hafalan biasanya terkenal dengan jumlah lembar yang harus dihafal yang tidak kenal ampun. Bisa puluhan lembar, bahkan bisa hingga satu buku saat ujian akhir semester seperti yang tengah kamu alami sekarang ini. Tetapi tenang, jangan panik. Tentu menghafalkan semuanya dapat membuatmu gila dan stress. Untuk itu kamu bisa menghafalkan kata-kata kuncinya saja yang paling penting. Sisanya harus kamu pahami. Jadi, saat kamu mengingat kata kuncinya, kamupun akan paham maksudnya.


Buatlah Jembatan Keledai


Masih ingat dengan kata ‘mejikuhibiniu’ ? Yup, itu adalah singkatan dari merah jingga kuning hijau biru nila dan ungu. Itu adalah salah satu jembatan keledai yang dibuat anak - anak agar lebih mudah mengingat warna – warna pada pelangi. Rasanya sederhana saja. Tetapi lihatah, hingga setua ini pun kita masih dapat mengingat mejikuhibiniu dengan baik. Lalu, mengapa kamu tidak turut mencobanya? Hal ini tentu dapat memudahkanmu meringkas hal-hal yang harus kamu ingat. Kamu bisa membuat jembatan keledai versimu sendiri untuk materi yang tengah kamu hafalkan. Dengan begitu kamu tidak perlu menghafalnya panjang-panjang. Saat mengingat jembatan keledai buatanmu saja kamu akan otomastis mengetahui apa saja kata pembentuk jembatan keledai tersebut. Cerdas!

Baca juga: Belajar Mengetik 10 Jari Cepat


Ucapkanlah Materi yang Sedang Kamu Hafalkan


Saat membaca untuk menghafal saat itu kamu tengah belajar satu kali. Saat membaca sambil menulis bacaan tersebut kamu tengah belajar dua kali. Sedangkan saat kamu sudah membaca, menulis, kemudian mengucapkannya. Saat itu sesungguhnya kamu sedang mengulang pelajaranmu untuk ketiga kalinya. Wah tentu ini seperti sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Sama seperti saat mencatatnya, belajar dengan cara diucapkan juga akan membuat komunikasimu tidak hanya satu arah. Kamu memberikan timbal balik atas informasi yang masuk padamu. Tentu ini akan membuat materi tersebut semakin diserap oleh otak kita. Sehingga pelajaran itu akan semakin kuat tertancap di dalam kepalamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Tentang Berjibaku

Selamat datang di Berjibaku, blog yang menyediakan ragam informasi menarik dari dalam maupun luar negeri. Berjibaku menyediakan berbagai artikel dengan tema lifestyle, unik, karir, hubungan asmara, otomotif, motogp, teknologi, wisata, hiburan dan umum.

Semoga waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel-artikel di blog ini menjadi waktu-waktu yang menyenangkan dan menghibur.

Salam,
Admin

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *