Senin, 31 Oktober 2016

8 Tips Cara Negosiasi Gaji Dengan HRD Saat Wawancara Kerja

Tips Negosiasi Gaji Saat Wawancara Kerja Dengan HRD. Setelah menjalani serangkaian pertanyaan seputar pengalaman kerja, pencapaian terbesar serta kontribusi apa saja yang pernah Anda berikan kepada perusahaan terdahulu, kesiapan bekerja, biasanya hal terakhir yang dilakukan oleh personalia/HRD adalah tentang gaji.

Pertanyaan yang kerap kali terlontar biasanya adalah "Berapa gaji yang Anda harapkan?". Bagi sebagian besar pelamar, pertanyaan seperti ini tentu menjadi pertanyaan yang kerap bikin was-was dan amat sulit untuk di jawab. Meminta gaji terlalu tinggi takut tidak sesuai dengan standar perusahaan, terlalu kecil justru khawatir di nilai kurang cakap dan capable oleh perusahaan.

Jika sudah begini, lantas apa yang mesti dilakukan?. Berikut beberapa tips negosiasi gaji dengan HRD saat wawancara kerja yang bisa Anda persiapkan saat menghadapi proses interview.

8 Tips Cara Negosiasi Gaji Dengan HRD Saat Wawancara Kerja
Ilustrasi Sukses Wawancara  Kerja

1. Cari Informasi Seputar Perusahaan


Pada umumnya, ada standar ukuran gaji oleh tiap-tiap perusahaan. Standar atau grade tersebut dinilai berdasarkan akademis, pengalaman kerja, jabatan terakhir dan sebagainya. Meskipun ada banyak perusahaan yang menerapkan gaji karyawan dengan standar yang tinggi, namun tak sedikit pula perusahaan yang sebaliknya. Oleh sebab itu, sebelum Anda dipanggil untuk sesi interview, ada baiknya jika Anda mencari tahu terlebih dahulu seputar latar belakang perusahaan tersebut, bisnis yang dijalankan serta bagaimana standar gaji yang diterapkan di perusahaan tersebut.

Untuk mencari informasi seperti itu Anda bisa mencarinya melalui situs profesional seperti Linkedin, Qerja, JobPlanet serta forum-forum diskusi terbuka seperti Kaskus.


2. Mengukur Kemampuan

Jangan pernah meminta lebih jika Anda merasa belum berpengalaman ataupun ragu akan kemampuan Anda sendiri saat ditempatkan pada posisi tersebut. Mungkin Anda sering mendengar kalimat "Gak apa-apa kuli asal gaji manajer". Percayalah, hal tersebut tidak berlaku. Apalagi di perusahaan yang memiliki proses rekrutmen yang profesional.

Mengukur diri bisa menjadi hal bijak yang dapat Anda lakukan. Dalam situasi seperti ini maka cara paling mungkin yang bisa dilakukan adalah melakukan negosiasi untuk mencapai kata win-win solution, yaitu mencari jalan tengah supaya Anda maupun perusahaan merasa sama-sama happy.


3. Pertimbangan Beban Kerja Yang Diberikan

Di saat Anda merasa nominal gaji yang diajukan oleh perusahaan kepada Anda cukup besar, jangan langsung merespon dengan sumringah dan mengambilnya dengan terburu-buru. Selain dapat membuat kesan Anda money oriented di mata HRD, Anda juga terlihat kurang profesional. Sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu beban kerja dan tugas-tugas yang nantinya akan dibebankan kepada Anda. Apakah Anda yakin sudah sesuai atau mungkin gaji yang ditawarkan hanya kesannya saja yang besar, sementara jika di ukur dengan beban kerjanya malah tak sesuai.


4. Pertimbangkan Jarak Tempuh

Jarak tempuh juga perlu Anda pertimbangkan saat negosiasi gaji dengan HRD. Meskipun tak perlu untuk diutarakan kepada HRD, Anda semestinya sudah memiliki kalkulasi seberapa besar biaya transportasi yang bakal Anda keluarkan setiap harinya, kemudian akumulasikan selama 1 bulan.


5. Pertimbangkan Benefit dan Tunjangan  Lain Yang Anda Akan Diterima

Alasan orang pindah kerja dan menerima pekerjaan baru tak melulu tentang gaji, tapi bisa jadi ada hal lain yang melatarinya. Salah satunya adalah benefit atau keuntungan lain diluar gaji, misalnya jumlah cuti yang didapatkan dalam 1 tahun, komisi, bonus penjualan, gaji ke-13, tunjangan kesehatan, tunjangan jabat, waktu kerja yang fleksibel, jenjang karir, tunjangan hari tua, pensiun dan lain-lain.

Jika Anda merasa gaji yang ditawarkan sudah cukup sesuai namun dengan berbagai benefit serta tunjangan yang lebih baik daripada perusahaan sebelumnya, maka hal tersebut bisa menjadi pertimbangan yang bagus sebelum Anda mengambil keputusan.


6. Hitung Inflasi Tahunan

Inflasi adalah penurunan nilai uang yang biasanya terjadi setiap tahun. Anda perlu mengetahui rata-rata inflasi sebagai referensi dalam menghitung berapa besaran gaji yang Anda inginkan. Inflasi yang terjadi biasanya ada dikisaran 1% sampai 2% setiap tahunnya. Contoh sederhana misalnya jika pada tahun ini harga BBM ada di angka Rp 9.000, maka tahun berikutnya dapat saja naik 1 hingga 2% dari harga sekarang. Meskipun prosentasenya terbilang kecil, namun hal ini patut untuk dipertimbangkan karena akan mengimbas ke aspek yang lebih luas lagi.


7. Jujur dengan Gaji Sekarang (Current Salary), Kemudian Naikkan 30%

Tak sedikit HRD yang akan langsung bertanya straight to the point, "Berapa gaji yang Anda terima di perusahaan Anda sekarang (jika posisinya masih bekerja)?". "Apakah itu sudah nett atau masih gross?", dan pertanyaan-pertanyaan yang senada. Jika HRD bertanya demikian, maka jawablah dengan jujur berapa gaji pada saat ini dan berapa ekspektasi yang Anda harapkan. Rumus penambahan gaji secara umum yaitu pendapatan sekarang ditambahkan 30% . Misalnya jika pada saat ini gaji Anda 10 juta, maka 30% x Rp 10.000.000 = Rp 13.000.000. Angka tersebut akan terasa cukup masuk akal bagi HRD.


8. Ambil Jalan Tengah / Nilai Median

Saat proses negosiasi, biasanya seorang HRD akan kembali menekankan dengan sebuah pertanyaan, "Apakah kira-kira angka tersebut (gaji) masih bisa dikurangi?". Jika Anda memang menginginkan pekerjaan tersebut dan khawatir tidak berlanjut apabila Anda mengatakan sudah tidak bisa ditawar lagi (sudah fixed), maka caranya adalah dengan mengambil jalan tengah atau median. Misalnya mengurangi sedikit dari hitungan gaji yang diharapkan (expected salary) Anda.

Baca juga: Pertanyaan Wawancara Kerja Yang Biasa Ditanyakan HRD

Itulah 8 tips menjawab pertanyaan berapa gaji yang Anda harapkan oleh HRD. Jika Anda merasa informasi ini bermanfaat dan mungkin suatu hari nanti Anda memerlukannya, Anda dapat dengan mudah bookmark halaman ini atau dengan menekan CTRL + D pada keyboard Anda untuk berkunjung ke halaman ini di lain kesempatan. Semoga beruntung dan sukses terus untuk karir impian Anda di masa depan!.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Tentang Berjibaku

Selamat datang di Berjibaku, blog yang menyediakan ragam informasi menarik dari dalam maupun luar negeri. Berjibaku menyediakan berbagai artikel dengan tema lifestyle, unik, karir, hubungan asmara, otomotif, motogp, teknologi, wisata, hiburan dan umum.

Semoga waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel-artikel di blog ini menjadi waktu-waktu yang menyenangkan dan menghibur.

Salam,
Admin

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *