Sabtu, 29 Oktober 2016

Kelebihan dan Keunggulan Sistem Injeksi Dibanding Sistem Karburator Pada Motor

Kelebihan dan Keunggulan Sistem Injeksi Dibanding Sistem Karburator Pada Motor. Kini, hampir semua produsen sepeda motor model terbaru sudah tak lagi mengusung sistem pembakaran bahan bakar konvensional dengan karburator, akan tetapi dengan teknologi yang jauh lebih canggih yang bernama sistem injeksi.

Jika ditilik lebih dalam lagi, tentu ada banyak alasan mengapa produsen motor sudah tak lagi menggunakan sistem karburator. Selain dinilai sudah tidak efektif lagi untuk diterapkan di era yang lebih modern, ramah lingkungan juga menjadi salah satu pertimbangan yang cukup mendasar.

Go Green dan Eco Friendly memang tak sekedar slogan maupun simbol saja, hampir seluruh negara di dunia juga telah mengedepankan isu ini. Memang wajar adanya mengingat saat ini dunia tengah menghadapi krisis minyak bumi dan kerusakan lingkungan yang bersifat global.

Bagi kamu para yang perduli dengan hal tersebut, maka kamu wajib tuh menggunakan jenis sepeda motor keluaran terbaru yang sudah menggunakan sistem injeksi. Tapi agar kamu tak merasa dikibulin, kamu wajib tahu juga apa saja kelebihan sistem injeksi jika dibandingkan dengan sistem karburator. Kira-kira apa saja ya?. Simak ulasannya berikut ini:

Kelebihan dan Keunggulan Sistem Injeksi Pada Motor Dibanding Karburator
Ilustrasi Sistem Injeksi Pada Motor

1. Mesin Motor Lebih Mudah Untuk Dihidupkan

Sistem injeksi telah mengusung ECU atau Electronic Control Unit. Mirip seperti komputer, ECU berperan layaknya prosesor yang memerintahkan lewat sensor kepada injektor untuk memperkaya campuran bensin saat suhu mesin motor dingin secara otomatis. Dengan sistem ini, maka motor injeksi jauh lebih mudah dinyalakan jika dibandingkan dengan sistem karburator.


2. Konsumsi Bahan Bakar Jauh Lebih Irit

Tak seperti karburator yang menghasilkan semprotan berupa uap bensin, sistem injeksi memiliki sistem pemampatan bahan bakar yang di tekan dengan tekanan tinggi melalui lubang halus injektor. Hasilnya adalah sistem pengabutan, yaitu bahan bakar tak lagi berupa uap akan tetapi seperti kabut.


3. Perawatan Lebih Efisien

Motor yang menggunakan sistem injeksi lebih efisien dari segi perawatannya. Berbeda dengan perawatan karburator yang saat di servis harus di copot dan di pasang kembali sehingga memerlukan waktu yang lama, motor sistem injeksi hanya perlu dilakukan penyemprotan pada saluran injektor menggunakan cairan permbersih injeksi atau injection cleaner. Hasilnya, servis hanya memakan waktu beberapa menit saja.

Baca juga: Arti CBU, CKD dan IKD Pada Kendaraan


4. Tak Perlu Melakukan Penyetelan Ulang

Motor dengan sistem injeksi sangat praktis karena tidak perlu dilakukan penyetelan ulang. Semuanya sudah serba elektronik yang bisa di monitor dan di konfigurasi melalui perangkat lunak yang terhubung ke ECU. Berbeda dengan sistem karburator yang apabila selesai di servis, montir harus menyetel ulang kembali setelan angin dan bensin.


5. Ramah Lingkungan (Eco Friendly)

Memang tak ada motor yang lebih ramah lingkungan daripada motor listrik yang minus gas buang. Akan tetapi paling tidak, minimal sistem injeksi sudah mendekati teknologi ini jika di bandingkan dengan sistem karburator. Dengan sistem injeksi, emisi atau gas buang yang dikeluarkan lebih bersih, bahkan uji emisi sudah dinyatakan masuk dalam kategori EURO 3.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Tentang Berjibaku

Selamat datang di Berjibaku, blog yang menyediakan ragam informasi menarik dari dalam maupun luar negeri. Berjibaku menyediakan berbagai artikel dengan tema lifestyle, unik, karir, hubungan asmara, otomotif, motogp, teknologi, wisata, hiburan dan umum.

Semoga waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel-artikel di blog ini menjadi waktu-waktu yang menyenangkan dan menghibur.

Salam,
Admin

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *