Kamis, 31 Maret 2016

Cara Merawat Kain Batik Tulis Tradisional Agar Warnanya Tidak Cepat Pudar dan Awet

Cara Merawat Kain Batik Tulis Tradisional Agar Warnanya Tidak Cepat Pudar dan Awet. Bagi orang Indonesia, menggunakan pakaian batik dalam berbagai kesempatan adalah sebuah kebanggaan. Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari keberadaan pakaian batik yang merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang patut dilestarikan.

Batik di Indonesia pun ada banyak ragamnya. Setidaknya ada belasan daerah penghasil batik di tanah air, diantaranya seperti Pekalongan, Solo, Cirebon, Madura, Jogjakarta, Bali, Kalimantan, Papua, Jambi, Lasem, Banten, Betawi dan lain beberapa daerah lainnya dengan motif yang beragam. Proses pembuatan motif pada kain batik bisa dilakukan dengan beberapa metode, bisa dengan cara manual yang ditulis dengan tangan seperti misalnya jensi batik tulis maupun dengan cara yang lebih modern seperti batik cap atau printing.

Harga batik tulis tentu saja jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan batik dibentuk dengan mesin cetak. Hal ini dikarenakan proses pembuatannya yang lama dan memerlukan keahlian khusus saat pembuatannya. Hasilnya pun biasanya tak banyak, oleh sebab itu motif batik tulis biasanya jauh lebih otentik dan detail dengan jumlah yang terbatas.

Cara Merawat Kain Batik Tulis Tradisional
Cara Merawat Kain Batik Tulis Tradisional

Dalam merawat baju/kain batik sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Meskipun demikian, cara merawat kain batik tentu berbeda dengan pakaian pada umumnya dan tidak boleh sembarangan karena apabila salah dalam merawatnya, maka tak hanya warna dan motifnya saja yang bisa pudar, lebih dari itu bahkan bisa membuat baju batik menjadi rusak. Nah, agar pakaian batik yang Anda miliki tetap awet dan terjaga dengan baik, maka berikut tips dan cara merawat batik tulis selengkapanya:

Jangan simpan ditempat yang lembab
Simpanlah batik tulis yang berbentuk kain maupun pakaian di tempat yang tidak lembab dan terhindar dari cahaya matahari secara langsung.

Hindari penggunaan kamper
Jangan menggunakan kapur barus sebagai pengusir ngengat dan bau. Kain batik sangat sensitif terhadap zat kimia dan bisa merusak warna serta motif kain. Lebih baik gunakan akar-akaran alami atau biji merica.

Jemur secara rutin
Secara rutin, jemurlah kain batik di pagi hari untuk diangin-anginkan selama 10-15 menit ditempat teduh agar kain tidak menjadi lembab. Agar baju batik yang disimpan didalam lemari tidak berjamur, Anda bisa melakukan penjemuran minimal dua minggu sekali.

Hindari mencuci menggunakan mesin
Jangan mencuci kain batik tulis dengan menggunakan mesin cuci karena dikhawatirkan gerak putaran mesin cuci yang kuat dapat membuat kain menjadi tipis dan pudar. Lebih baik Anda mencucinya secara manual menggunakan tangan dan terpisah dengan pakaian lainnya.

Gunakan sabun khusus
Gunakan sabun khusus kain batik bernama lerak untuk membersihkannya. Pilihan lain adalah bisa juga dengan menggunakan sampo atau sabun bayi. Deterjen pencuci pakaian sifatnya keras sehingga dikhawatirkan justru akan membawa dampak yang kurang baik terhadap kain batik.

Jangan terkena sinar matahari langsung
Saat selesai proses pencucian, sebaiknya keringkan kain batik di tempat yang teduh dengan cara diangin-anginkan sampai kering. Usahakan jangan sampai kain batik terkena paparan sinar matahari langsung karena dapat menyebabkan warna menjadi lebih cepat pudar.

Lapisi saat disetrika
Seperti halnya menyetrika kaos sablonan, menyeterika kain batik juga hampir sama. Yaitu dengan melapisi kain lain sebagai pelapis di atas kain batik saat di setrika. Agar hasilnya lebih maksimal, Anda juga bisa menggunakan setrika model uap dengan panas uap sedang saat merapikannya.

Baca juga: Gaya Busana & Fashion Style Pria Terbaru

Itulah beberapa tips dalam merawat kain batik, terutama batik tulis. Bagaimana, tak sulit kan merawat kain khas Indonesia yang satu ini?.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *