Senin, 11 Januari 2016

Mengenal Arti Istilah-istilah Dalam MotoGP

Ajang balapan motor terbesar dunia yaitu MotoGP 2016 siap digelar Maret mendatang. Menurut pantauan kamu, siapa yang bakal jadi juara dunia musim ini?.

Akankah tetap dipegang oleh Lorenzo, Marquez atau jangan-jangan justru Valentino Rossi yang siap 'balas dendam' atas kegagalan di ajang MotoGP 2015 lalu.

Tak dapat dipungkiri jika ajang balap motor paling bergengsi sedunia ini memukau begitu banyak mata. Hal tersebut terbukti dari pro-kontra yang terjadi pada gelaran MotoGP 2015 tahun lalu. Mulai dari perdebatan seputar 'konspirasi' antaran Lorenzo dan Marquez, hingga perselisihan antara Rossi dan Marquez yang berakhir dengan terjatuhnya Marquez di sirkuit Sepang, Malaysia.

Tak hanya kaum pria saja, ternyata acara balapan MotoGP juga mampu 'menyihir' kalangan wanita, bahkan anak-anak. Namun tak sedikit juga bagi mereka yang masih baru menyukai MotoGP dibuat bingung dengan istilah-istilah dalam dunia balapan motor tersebut. Nah, berikut ini setidaknya ada beberapa daftar istilah dalam MotoGP yang paling sering di dengar untuk kamu ketahui artinya, diantaranya yaitu:

Balapan MotoGP
Balapan MotoGP (FOTO: Motogp.com)
Curbstones
Curbstones atau yang dikenal dengan nama KERB merupakan sebuah istilah untuk menggambarkan tepian yang ada pada lintasan balap. Umumnya KERB ini berada di bagian tikungan, apalagi yang cukup menukik. Fungsi utamanya adalah untuk mendorong motor agar bisa kembali ke arena balap sehingga pembalap tidak tergelincir ke pinggir lintasan. Curbstones ini memiliki grip yang lebih kasar daripada jalur lintasan sehingga mampu menahan motor agar tidak keluar lintasan.

Paddock Area
Paddock merupakan sebuah tempat dimana pembalap bersama dengan kru tim, manager dan semua awak personil berada. Tempat ini adalah spot yang paling steril, karena di paddock, semua strategi maupun setting motor dilakukan. Khusus paddock tim papan atas, tempat ini dibagi menjadi beberapa spot, diantaranya untuk tempat motor, pembalap beristirahat, tempat sponsor dan wartawan yang ingin mengambil gambar maupun melakukan sesi interview.

Pit Area
Jalanan yang dilalui pembalap waktu meninggalkan paddock menuju ke lintasan balap. Pit area terdiri dari dua pintu, yaitu pit in dan pit out. Pit in adalah jalan pembalap untuk memasuki paddock saat atau selepas balapan, sedangkan pit out digunakan pembalap untuk memasuki jalur lintasan balap. Pit area juga menjadi fasilitas kru untuk melakukan perbaikan, pergantian ban maupun service masalah teknis motor saat balapan berlangsung. Di tengah balapan terakhir, mekanik juga boleh membetulkan motor di area ini.

Start
Merupakan tempat memulainya balapan motor yang dibatasi oleh garis putih sebagai landasan awal.

Starting Grid
Merupakan urutan pembalap saat balapan akan dimulai. Starting grid merupakan rangkaian angka yang berurutan tempat masing-masing pembalap akan memulai aksinya. Angka ini didapatkan dari sesi kualifikasi yang sudah dilakukan sebelumnya.

QQT
Berbeda dengan ajang balapan yang sesungguhnya karena setiap pembalap dibolehkan untuk mengitari sirkuit sesukanya selama 30 menit awal, selain itu mereka juga masih diperbolehkan untuk keluar masuk paddock dalam rangka setting mesin.

Waiting Zone
Tempat dimana setiap pembalap berkumpul dan nantinya bersama akan menuju ke garis start.

Straight
Sama dengan namanya, straight merupakan sebuah jalur lurus. Ini merupakan tempat paling favorit untuk saling mendahului lawan karena memang termasuk dalam area aman.

Gravel
Area yang berada di luar sirkuit, umumnya berisi dengan pasir juga kerikil.

Chicane
Lintasan yang berbentuk seperti huruf 'S', umumnya berada di antara straight dan trek lurus. Fungsi dari chicane adalah untuk meminimalkan kecepatan sekaligus ketangkasan pembalap.

High Speed Corder
Merupakan tikungan yang dapat dilalui dengan kecepatan tinggi.

Radius / R
Jarak antara satu tikungan dengan tikungan yang lain di lintasan balap.

Hairpin
Disebut juga tikungan tajam menyerupai tusuk konde. Tikungan ini memaksa pembalap untuk melakukan pengereman yang maksimal. Untuk mengantisipasi tikungan ini biasanya pembalap sudah melakukan pengereman dari jarak yang cukup jauh, bahkan, banyak juga pembalap yang harus menurunkan kaki.

Chamber
Lintasan yang umumnya berbentuk miring.

Apex
Merupakan titik terapat dari sebuah tikungan. Titik ini biasanya dilalui oleh pembalap sebelum mulai keluar dari tikungan dan berakselerasi.

Race Director Room
Merupakan tempat pimpinan lomba berada untuk memantau balapan secara langsung. Dari tempat ini race director akan melakukan monitoring berjalannya race dari kamera-kamera pemantau dan kamera yang diselipkan di beberapa bagian motor.

Dry Race
Balapan dengan permukaan lintasan balap yang kering. Dalam kondisi ini, pembalap menggunakan ban tipe slick tyre pada motornya.

Wet Race
Balapan dengan permukaan lintasan balap yang basah. Dalam kondisi ini, pembalap menggunakan ban tipe wet tyre pada motornya.

Rookie
Pembalap baru/pendatang baru. istilah ini digunakan untuk semua kelas balap.

Rostrum
Nama lain dari podium

Scrutineering
Proses pemeriksaan teknis yang dilakukan oleh mekanik secara mendetail. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan sebelum dan/atau sesudah balapan berakhir.

Slipstream
Suatu kondisi dimana pembalap dibelakang mengikuti jalur balap pembalap yang ada di depan guna mendapatkan momentum untuk mendahului. Dengan tehnik slipstream, maka pembalap di belakang memperoleh hambatan gesekan udara yang sedikit jika dibandingkan dengan pembalap yang di depan sehingga bisa dengan mudah menyamakan kecepatan. Di Indonesia, situasi ini dikenal dengan istilah 'mencuri angin'.

Tyre Wall
Tembok ban dibentuk sebagai pembatas empuk ketika terjadi kecelakaan atau tabrakan yang menyebabkan pembalap keluar lintasan.

Wheelie
Mengangkat roda depan sambil melaju kencang di lintasan.

Wild Card
Pembalap nonkontrak yang mengikuti balapan pada saat tertentu saja. Biasanya pembalap lokal setempat.

Black Flag With Orange Circle (Meatball)
Bendera hitam dengan lingkaran orange ditengah ditambah nomor motor pembalap. Biasanya digunakan untuk memberi peringatan kepada pembalap yang mengalami masalah teknis sehingga mengharuskan pembalap tersebut masuk ke dalam pit.

Black Flag
Bendera hitam dengan nomor motor pembalap. Bendera ini biasanya muncul saat ada pembalap yang telah di diskualifikasi dan harus cepat keluar dari balapan.

White Flag
Bendera putih biasanya muncul saat terjadi perubahan kondisi balap (dari wet race menjadi dry race atau sebaliknya). Jika bendera ini muncul, maka pembalap diperbolehkan untuk langsung masuk ke pit dan mengganti motor dengan ban kondisi yang sesuai dengan kondisi trek. Dalam kondisi cuaca yang sulit ditebak seperti di sirkuit Philips Island, white flag seringkali muncul bahkan balapan harus Flag to flag race, yang artinya balapan lebih dari dua kondisi (basah, kering, basah atau kering, basah, kering).

Baca juga: #Jadwal MotoGP 2016 Beserta Jam Tayang Siaran Langsung Di Trans 7

Red Flag
Bendera merah biasanya muncul saat terjadi kecelakaan hebat sehingga balapan harus dihentikan.

Nah, itulah beberapa istilah dalam MotoGP yang setidaknya kamu kenali jika kamu merupakan seorang penggila ajang balapan MotoGP 2016 yang sebentar lagi digelar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *