Rabu, 20 Mei 2015

8 Tips Berbisnis Batu Akik Berdasarkan Prospek, Minat Dan Trend Masyarakat Indonesia

8 Tips Berbisnis Batu Akik Berdasarkan Prospek, Minat Dan Trend Masyarakat Indonesia. Tak dapat dipungkiri jika hampir sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini tengah dilanda "demam" batu akik.

Ya, memang akhir-akhir ini batu akik tengah menjadi salah satu topik pembicaraan hangat di sela-sela obrolan masyarakat mengenai masalah kenaikan BBM dan kisruhnya politik.

Berbicara tentang hobi yang satu ini memang sangat menyenangkan. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan berbagai obrolan yang mudahnya kita dengar. Mulai dari obrolan santai di warung kopi, sesama rekan kerja hingga di berbagai topik berita online di internet yang mengulas mengenai serba-serbi batu akik.

"Demam" batu akik yang terjadi saat ini pun tak hanya sekedar menjadi sebuah trend sesaat belaka akan tetapi lebih jauh dari itu, trend batu akik juga memiliki efek positif di sektor lain yang terus mengalami keberlanjutan. Peluang-peluang usaha baru pun bermunculan. Dari mulai penjual batu akik yang ada di kios kaki lima, jasa pengrajin dan poles batu akik bahkan hingga ke penambang batu akik yang juga kebagian rejeki.

Ya, trend batu akik yang fenomenal ini nampaknya memang belum menandakan gejala-gejala akan surut apalagi sampai kehilangan peminatnya. Hal ini bisa kita amati dengan mudah berdasarkan data dari Google Trends yang menunjukan bahwa minat masyarakat terhadap batu akik di mesin pencarian masih sangat tinggi. Hal ini berbeda dengan trend lain di Indonesia yang cenderung berlangsung singkat. Bahkan prospek usaha batu akik nampaknya masih akan terus bergeliat dan tetap memiliki potensi yang besar yang diprediksi setidaknya hingga 5 sampai 10 tahun ke depan.

Banyak hal yang melatari mengapa trend batu akik ini berlangsung cukup lama. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi keberlangsungan trend batu akik di Indonesia ini sangat banyak, diantaranya sebagai berikut:


  • Batu akik bukanlah benda hidup yang bisa di perbanyak atau di kembangbiakan. Hal ini pula yang kemudian memicu harga batu akik yang cenderung naik setiap waktu seiring permintaan pasar yang terus meningkat
  • Penggemar batu akik kini sudah mulai menyasar masyarkat umum atau dengan kata lain tak sebatas kalangan tertentu saja
  • Batu akik disukai oleh pria, wanita, orang tua hingga anak muda
  • Banyak kalangan selebritis yang mulai tertarik dengan batu akik, bahkan sebagiannya telah menjadi kolektor dan diberitakan secara massive di infotainment.
  • Adanya dukungan dari pemerintah pusat mau pun pemerintah setempat. Hal ini dapat kita lihat dari pemberian batu akik sebagai cinderamata yang diberikan oleh RI kepada negara-negara yang anggota Konferensi Asia Afrika (KAA) beberapa waktu lalu
  • Ulasan tentang batu akik di berbagai media (televisi, media cetak dan media online) yang sampai saat ini masih tetap ramai
  • Penyelenggaraan kontes batu akik yang secara langsung maupun tidak langsung menaikkan pamor batu akik dari berbagai daerah
  • Aneka warna dan ragam jenis batu akik dari berbagai daerah di Indonesia belum semuanya di ekplorasi
  • Keunikan masing-masing batu akik yang memiliki karakteristik berbeda-beda
  • Dan berbagai alasan lainnya


Menarik untuk dibaca: #Manfaat batu akik dilihat dari warnanya

Berkaca dari faktor-faktor yang telah disebutkan diatas, tentu bisa diambil kesimpulan jika prospek bisnis batu akik di Indonesia masih begitu potensial dan terbuka lebar. Tinggal berani atau tidaknya Anda mengambil kesempatan tersebut. Namun tentunya untuk membuka sebuah bisnis, terlebih lagi bisnis batu akik tidak serta merta dilakukan begitu saja tanpa ada pengetahuan yang baik.

Batu akik merupakan batu unik yang tak ada satupun di dunia ini yang 100% sama betul meskipun dengan jenis yang sama. Oleh karenanya setiap calon pembeli bukan hanya melihat batu akik dari segi warna dan bentuknya saja akan tetapi juga melihat batu akik dengan detail dan rinci.

Prospek bisnis batu akik di Indonesia
Pedagang batu akik pinggir jalan dengan kios sederhana (img credits: katariau.com)

Nah, bagi Anda yang saat ini mungkin tengah berpikir untuk berbisnis batu akik, ada baiknya jika Anda memperhatikan hal-hal berikut ini sebelum memulai:

1. Pelajari Batu Akik Terlebih Dahulu
Berbisnis batu akik sangat berbeda dengan bisnis pada umumnya. Batu akik memiliki banyak sekali nama, variasi, corak, motif, detail, tingkat kekerasan yang berbeda satu sama lainnya. Bahkan ada beberapa batu akik dengan warna nyaris sama akan tetapi ternyata memiliki nama yang berbeda. Contohnya batu black jade, black onyx dan black opal yang kesemuanya berwarna hitam namun ada ciri tertentu yang membedakannya. Contoh serupa lainnya adalah batu red baron, red carnelian, merah siam dan lain beberapa nama batu serupa yang memiliki warna merah yang nyaris sama.

Menarik lainnya: #Batu Akik Black Jade Atau Giok Hitam

Jadi, sebelum Anda memutuskan untuk berbisnis batu akik, ada baiknya jika Anda mulai menghafalkan nama, bentuk, warna, harga serta karakteristik batu-batu akik tersebut untuk memudahkan Anda dalam melakukan pengkategorian batu-batu yang nantinya akan Anda pasarkan.

2. Pemasaran Online Atau Offline?
Pangsa pasar batu akik secara garis besar terbagi menjadi dua, yaitu pemasaran konvensional secara langsung kepada konsumen melalui kios/gerai atau memasarkannya secara online melalui internet (website, blog, media sosial, forum jual beli dan sebagainya). Tentukan terlebih dahulu target pasar Anda. Jika Anda memiliki skill lebih, maka selain memasarkannya secara offline, Anda juga bisa memasarkan produk tersebut secara online. Terlebih lagi bagi Anda yang masih terkendala dengan masalah keterbatasan tempat, maka jalur online adalah jalur pemasaran yang tepat bagi Anda.

3. Tenaga Ahli
Hal lain yang harus Anda pikirkan adalah tenaga ahli. Faktor ini sangat penting mengingat Anda memiliki keterbatasan kemampuan untuk bisa menghasilkan batu akik yang siap jual dalam jumlah yang besar setiap hari. Terlebih lagi jika pada saat ini Anda masih bekerja. Tentu memiliki tenaga ahli seperti orang yang mampu melakukan pemotongan, pembentukan serta pemolesan bahan adalah yang sangat penting.

4. Modal Usaha
Jangan memulai usaha dengan modal yang terlalu besar, apalagi jika tidak diimbangi dengan pengetahuan yang cukup tentang batu akik. Awalilah dengan modal yang cukup kecil saja untuk meminimalisir kerugian yang mungkin saja terjadi dalam membangun bisnis ini. Terlebih lagi batu akik bukanlah barang komuditas utama yang bersifat pokok. Tentu berjaga-jaga untuk setiap kemungkinan terburuk adalah hal lain yang tak kalah pentingnya.

5. Survey Lokasi Pemasaran
Langkah berikutnya adalah melakukan survey. Survey ini bukan hanya sebatas lokasi tempat dimana nantinya Anda akan menjual produk Anda, akan tetapi juga survey lokasi dimana sumber Anda mendapatkan bahan/rough batu akik yang nantinya akan dibentuk dan diperdagangkan. Banyak orang berpendapat jika posisi menentukan prestasi dan dalam dunia usaha. Dan hal tersebut memang cukup benar adanya. Pilih dan seleksilah lokasi-lokasi yang sekiranya ramai dengan hilir mudik orang-orang namun dengan harga yang menurut perhitungan Anda cukup sesuai.

6. Survey Harga
Sebagai calon pedagang, mengetahui harga batu akik terkini adalah hal yang mutlak dan tak dapat ditawar-tawar lagi mengingat perubahan/fluktuasi harga dipasaran bisa saja berubah sewaktu-waktu. Untuk menghindari kerugian, Anda harus terus melakukan survey dan update harga terbaru dari batu akik yang nantinya akan Anda pasarkan.

7. Memiliki Rekening Bank Khusus Untuk Jualan
Untuk meminimalisir kebingungan di masa mendatang yang disebabkan keuangan pribadi Anda tercampur dengan uang hasil penjualan, ada baiknya jika Anda memiliki rekening bank sendiri yang khusus digunakan untuk berjualan. Akan lebih baik lagi jika Anda juga menggunakan internet banking atau SMS banking untuk keperluan yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat transaksional seperti transfer, melakuan setor tunai maupun cek saldo secara online melalui ponsel Anda.

Menarik lainnya: #Cara Menggunakan ATM Setor Tunai Bank Mandiri, BCA, BNI dan BRI

8. Terus Berinovasi Dengan Keberagaman Jenis Batu Akik 
Bagi Anda yang ingin berbisnis batu akik, maka terus berinovasi merupakan salah satu dari sekian banyaknya kunci kesuksesan di sektor ini. Temukan dan lengkapilah koleksi batu akik yang Anda miliki guna mengantisipasi faktor kejenuhan konsumen. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa trend batu akik dari berbagai daerah mengalami pasang surut meskipun masih memiliki penggemar. Sebagai contoh batu bacan dari Maluku yang beberapa waktu lalu booming, kemudian ada juga batu giok Aceh, pancawarna Garut dan beberapa jenis batu akik lainnya yang saat ini trend-nya mengalami penurunan meskipun tidak terlalu signifikan.

Menarik lainnya: #Batu Bacan Doko Dan Bacan Palamea

Meskipun beberapa jenis batu mengalami trend yang sedang turun, tapi tak lama berselang muncul batu akik dari daerah lain yang akan dan telah mengalami trend, diantaranya seperti batu akik bungur tanjung bintang dari Way Kanan Lampung, red borneo dari Martapura Kalimantan, giok Kabaena dari Sulawesi Tenggara dan masih banyak lagi lainnya.

Menarik lainnya: #Batu Akik Red Borneo Kalimantan

Demikianlah beberapa tips dan saran yang mungkin sekiranya bisa Anda gunakan sebagai panduan awal langkah Anda yang ingin terjun ke dalam bisnis ini. Perlu diingat bahwa setiap bisnis atau usaha selalu memiliki resiko, namun selama Anda tahu resikonya maka tentu Anda telah memiliki persiapan untuk mengantisipasi.

Bagi Anda yang ingin berkomentar atau pun memberikan saran tambahan seputar bisnis akik ini, maka bisa langsung memberikan tanggapannya pada kotak komentar di bawah. Dan akhir kata, selamat berbisnis!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *