Senin, 23 Maret 2015

10 tips dan nasihat memulai sebuah bisnis dari Bob Sadino

10 tips dan nasihat memulai sebuah bisnis dari Bob Sadino. Meskipun Bob Sadino atau yang akrab disapa "Om Bob" kini telah berpulang kepada Sang Pencipta, namun pengusaha nyentrik yang telah puluhan tahun berkecimpung di dunia wirausaha ini begitu sangat dicintai dan menginspirasi di kalangan pengusaha Indonesia.

Saking terkenalnya seorang Bob Sadino bahkan hingga membuat banyak orang yang kemudian mengikuti jejak langkahnya dalam memulai sebuah usaha. Om Bob bukanlah pengusaha yang langsung mencetak kesuksesan. Sebagaimana pengusaha lainnya, ia juga kerap jatuh-bangun saat merintis usahanya. Bahkan ia juga beberapa kali pernah merasakan kebangkrutan. Namun pria berambut putih yang kerap menggunakan setelan celana pendek dan kemeja sederhana ini bukanlah termasuk orang yang gampang untuk menerima kenyataan dan berpasrah diri meratapi kerugian demi kerugian. Namun ia adalah tipe pengusaha yang akan terus bangkit kembali setiap kali dirinya terpuruk dan terjatuh.

Pengalaman demi pengalaman pahit yang pernah dilakukannya saat berbisnis memberikannya pembelajaran hingga ia pun menjadi salah satu tokoh entrepreneur paling sukses dan berpengaruh di Indonesia. Kesuksesan yang ia dapatkan tak serta merta membuatnya merasa jadi yang paling hebat, namun justru menjadikannya sebagai sosok dermawan yang tak segan-segan membagikan ilmu dan pengetahuannya seputar dunia kewirausahaan kepada para pengusaha muda di Indonesia.

Tips cara memulai sebuah bisnis ala Bob Sadino
Bob Sadino
Setidaknya ada 10 tips memulai bisnis dari Bob Sadino yang bisa kita pelajari. Meskipun beberapa mungkin terkesan tidak masuk akal, namun itulah pemikiran Om Bob yang kerap anti-mainstream namun cemerlang. Ingin tahu apa saja tips-tips tersebut, berikut diantaranya:

1. Realisasikan ide-ide Anda dan hilangkan hal-hal negatif yang ada di kepala Anda
Ide hanyalah menjadi sebuah ide jika hanya berbentuk konsep yang tersimpan didalam kepala. Saat Anda memiliki sebuah ide atau konsep usaha yang sangat bagus, maka tak perlu pikir panjang lagi untuk segera mewujudkannya. Blocker atau penghalang yang kerap muncul dalam benak seorang calon pengusaha biasanya adalah ketidak tahuan, takut gagal, malu untuk memulai usaha dengan segmen dan modal yang kecil dan ribuan penghalang lainnya yang kerap hadir di dalam kepala.

Baca juga: #8 jenis bisnis rumahan yang keuntungannya cukup menggiurkan

Inti dari memulai sebuah usaha adalah menghilangkan rasa takut yang tidak realistis menjadi rasa optimis. Jangan takut gagal karena kegagalan adalah pembelajaran untuk bisa meraih kesuksesan jangka panjang. Segera realisasikan ide Anda walaupun itu hanya ide sederhana dan kecil karena hal besar selalu berawal dari hal kecil. Bahkan untuk keliling dunia pun mesti diawali dari satu langkah kecil bukan?.

2. Jangan habiskan momentum dan waktu hanya untuk analisa untung dan rugi
"Bisnis kan emang hitung-hitungan. Segala pengeluaran harus dihitung, setiap pembelanjaan juga harus di hitung supaya tau berapa jumlah omzet dan berapa jumlah keuntungan yang dihasilkan". Statement tersebut tidaklah salah, namun terkadang menjadi sebuah kendala. Mengapa demikian?. Terlalu perhitungan terkadang justru dikhawatirkan malah menjadikan orang takut akan kerugian, takut gagal dan yang paling dikhawatirkan adalah takut untuk memulai sebuah usaha. Oleh sebabnya perhitungan yang matang boleh saja dilakukan namun segera ambil keputusan untuk kemudian "just do it" supaya usaha bisa langsung terealisasikan.

3. Tidak ada yang namanya sukses datang dengan cara instan apalagi keberuntungan
Memulai sebuah bisnis memang perlu pengorbanan, baik dari segi tenaga, waktu, pikiran dan juga biaya. Seorang pengusaha semestinya telah mengerti benar akan hal ini. Keberuntungan bisa saja hadir namun tentunya hal tersebut bukanlah sandaran bagi pengusaha untuk mutlak terus berharap pada keberuntungan.

Ingatlah jika tidak ada sukses yang datang dengan cara yang instan. Bahkan sebungkus mie instan pun tidak dapat langsung dimakan, akan tetapi masih membutuhkan serangkaian proses yang tidak instan. Jadi jangan terlena dengan kesuksesan instan yang mungkin kerap Anda dengar dari televisi, teman atau bahkan seorang motivator. Saat Anda terjatuh 10 kali, maka Anda harus bangkit untuk yang ke-11 kalinya dan seterusnya hingga Anda sukses.

4. Punya mimpi besar yang ingin di wujudkan lalu jadikan hal tersebut motivasi
Banyak orang yang merasa enggan untuk memiliki mimpi besar padahal mimpi adalah sebuah hal gratis yang bisa didapatkan oleh siapa pun yang menginginkannya. Jika Anda memiliki mimpi ingin menjadi pengusaha sukses di masa depan, maka pupuklah mimpi kecil itu hingga menjadi mimpi yang besar. Wujudkan dan jadikan mimpi tersebut motivasi karena kadang motivasi datangnya bukan dari orang lain, akan tetapi justru dari sebuah mimpi yang sederhana.

5. Selalu mengambil kesimpulan dari perspektif yang positif
Positif dan negatif adalah bagaimana Anda menyimpulkan segala sesuatu di dalam kepala Anda. Jika Anda memandang sebuah kerugian dengan cara yang negatif maka Anda akan mendapati kerugian tersebut adalah bencana besar bagi bisnis Anda. Akan tetapi jika Anda menyikapinya dengan positif, maka hal tersebut bisa menjadi bagian dari metode atau sistem dalam bisnis Anda yang mesti terus disempurnakan hingga berubah menjadi keuntungan.

Kita harus belajar banyak dari seorang penemu bola lampu, Thomas Alfa Edison yang telah melakukan 999 kali percobaan akan tetapi ia kerap menemui kegagalan. Kemudian apa yang ia ucapkan?. Ia justru berkata "Aku berhasil menemukan 999 cara yang menyebabkan aku gagal dalam membuat sebuah lampu pijar.". Berpikirlah positif dalam situasi apa pun karena dengan berpikir positif, maka Anda akan menjadi seorang pengusaha yang terus belajar untuk menjadi lebih baik.

6. Kualitas dan kepuasan konsumen adalah yang utama dalam sebuah bisnis
Jangan pernah membuat barang atau jasa yang murah namun dengan kualitas yang buruk karena menurut Bob Sadino kualitas adalah penentu dalam kemajuan atau kemunduran sebuah bisnis. Dengan kualitas yang buruk tentu konsumen akan kecewa sehingga ia akan berhenti menjadi konsumen Anda. Lebih parahnya lagi, ia akan menyebarkan kekecewaannya terhadap produk Anda kepada orang-orang di sekelilingnya yang berakibat pada hancurnya brand Anda di kemudian hari.

7. Jangan setengah-setengah saat berbisnis karena akan memecahkan fokus Anda
Jika Anda telah memiliki keinginan serta komitmen untuk memulai sebuah bisnis, maka lakukanlah dengan fokus, semangat dan jangan pernah melakukannya secara tanggung atau setengah-setengah. Melalui nasihatnya, Om Bob juga pernah mengatakan jika Anda belum sukses dengan bisnis yang pernah Anda buat sebelumnya, maka jangan pernah untuk memulai bisnis lainnya.

Menarik lainnya: #Kiat sukses memulai sebuah bisnis

Bisnis baru hanya akan membuat fokus Anda menjadi terpecah. Dan fokus yang terpecah pasti tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal. Oleh sebabnya cobalah untuk mengerjakan satu buah bisnis terlebih dahulu hingga bisnis tersebut sukses dan menghasilkan profit baru kemudian memulai bisnis lainnya.

Selain dapat membuat Anda menjadi lebih fokus dalam menangani bisnis tersebut, fokus dengan satu bisnis juga dapat meminimalisir dari kerugian ganda dan hutang yang mungkin saja datang mendera bisnis lainnya yang Anda jalani.

8. Kerja keras dan kerja cerdas untuk hasil yang jauh lebih produktif dan efisien
Banyak orang yang hanya bekerja keras siang dan malam namun belum mendapatkan hasil yang maksimal. Mengapa demikian?. Jawabannya adalah karena ia hanya melakukan kerja keras tanpa di iringi kerja cerdas.

Kerja keras adalah bagian dari modal seorang pengusaha yang wajib ada karena tanpa adanya kerja keras tentu semua akan sia-sia. Namun jangan lupakan juga kerja cerdas karena dengan kerja cerdas maka kerja keras yang Anda lakukan akan menjadi lebih produktif, efisien dan optimal. Kerja cerdas adalah bagian dari strategi-strategi yang Anda miliki agar bisnis tetap berada di jalurnya dan menjadi jauh lebih efektif lagi sehingga bisa di konversi menjadi uang atau profit lain dengan cepat.

9. Jadilah pengusaha yang dermawan dan berperilaku baik
Saat Anda sudah berada diatas, maka jangan pernah lupakan saat Anda berada dibawah. Ingatlah jika Anda sukses, itu bukan semata-mata karena seberapa keras Anda bekerja untuk mencapainya. Akan tetapi sukses yang Anda raih juga tidak terlepas dari kontribusi dari orang-orang di sekitar Anda yang tak pernah lelah untuk membantu, menyokong, memotivasi atau bahkan mendoakan Anda untuk sukses.

Oleh sebabnya berperilakulah baik terhadap orang lain dan berbagilah dengan sesama. Perilaku baik yang Anda tunjukkan tentu akan menjadi salah satu nilai plus Anda saat berbisnis atau membuat networking dengan rekan bisnis lainnya.

10. Libatkan Tuhan dalam setiap langkah dan keputusan yang Anda ambil
Tips-tips diatas bukanlah jaminan kesuksesan yang mutlak karena hidup Anda terlalu besar untuk Anda kontrol semuanya seorang diri. Jika Anda percaya bahwa segala sesuatunya sudah ada yang mengatur, maka selalu libatkan Tuhan dalam setiap keputusan atau pun langkah-langkah yang Anda tempuh agar segalanya dapat berjalan lancar dan sesuai dengan yang Anda kehendaki.

Itulah beberapa tips sakti berbisnis yang bisa kita pelajari dari almarhum Bob Sadino. Meskipun Om Bob saat ini telah berpulang, namun kontribusinya terhadap dunia wirausaha tentu patut untuk selalu dikenang. Nah, Anda sendiri bagaimana?. Apakah siap untuk jadi pengusaha?.

Nah, bagi Anda yang saat ini memiliki ide untuk memulai sebuah bisnis namun terkendala pada permodalan, kini beberapa bank di Indonesia telah menyediakan sarana Kredit Tanpa Agunan atau KTA yang bisa Anda ajukan.

Cari tau lebih banyak disini: #Pinjaman uang dengan sistem Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Semoga tips ini bermanfaat bagi para pembaca dan selamat jadi pengusaha!.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *