Sabtu, 03 Januari 2015

Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum meminjam uang di bank

Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum meminjam uang di bank. Pinjaman uang merupakan solusi paling masuk akal ketika Anda sudah merasa kehabisan ide untuk memperoleh dana singkat dalam kondisi serba keterbatasan waktu.

Setelah Anda meminjam uang di suatu tempat kemudian pinjaman Anda cair, rasa-rasanya masalah yang ada di depan kepala langsung menguap seketika dan Anda bisa berpikir lebih jernih dalam perencanaan pinjaman dana yang telah didapatkan.

Namun tentu tidak setiap orang bisa meminjam uang dengan begitu mudahnya sebab sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi telah menanti. Masalahnya bukan hanya persoalan administrasi seperti data pribadi dan jaminan, melainkan juga jumlah maksimal yang bisa dipinjam serta jangka waktu pembayaran plus bunga. Begitu mudah meminjam uang, tapi kebanyakan orang kesulitan saat akan membayarnya.

Beragam masalah yang timbul saat akan membayar cicilan pinjaman lebih sering menjadi persoalan klasik yang bisa berefek besar bagi orang yang melakukan pinjaman. Siapa pun orangnya tentu tidak ada yang pernah mengharapkan masalah terjadi di kemudian hari. Oleh sebab itu bagi Anda yang membutuhkan pinjaman di bank maupun sumber-sumber dana yang lain, berjibaku.com telah mengemas ulasan mengenai hal-hal penting apa saja yang wajib untuk dipertimbangkan sebelum melakukan pinjaman uang.

Pertimbangan sebelum meminjam uang


Meminjam uang tentu tak sesulit pada mengembalikannya bukan?. Terlebih lagi jika dengan sejumlah bunga yang harus dibayar. Pinjaman uang bisa dicairkan kapan saja asalkan prosedurnya sudah tepat. Namun sebelum mengajukan permohonan pinjaman, sebaiknya ingatlah beberapa poin berikut ini.

Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum meminjam uang di bank
Tips sebelum pinjam uang (image credits: shutterstock.com) 

Jangan berlebihan
Jangan pernah mengajukan jumlah pinjaman yang melebihi kebutuhan Anda. Tawaran pinjaman dalam jumlah besar memang sangat menggiurkan sebab hal pertama yang terlintas dalam pikiran ialah kebutuhan yang bakal terpenuhi dengan masih menyisakan sejumlah dana. Tapi ingatlah bahwa semua dana tersebut bukan milik Anda melainkan uang pinjaman dari pihak lain. Anda bertanggung jawab untuk membayarnya sehingga Anda tak boleh gegabah dalam mengajukan angka atau nominal untuk dana pinjaman.

Rencanakan pembayaran
Ketika Anda akan mengajukan pinjaman, pikirkanlah soal bagaimana nanti Anda akan bisa membayarnya, darimana sumber dana yang akan digunakan untuk membayar serta bagaimana sistem pembayaran yang akan Anda lakukan di kemudian hari. Meminjam itu mudah namun pikirkan juga bagaimana strategi dalam mengelola skema keuangan yang didapat sehingga Anda tak akan mengalami kesulitan di hari-hari berikutnya.

Menarik untuk dibaca: #Cara mengatur keuangan

Bunga yang rasional
Agar pengembalian dana tak membengkak, maka sebaiknya Anda memperhatikan berapa bunga yang diterapkan oleh orang atau tempat Anda meminjam uang. Carilah bunga dengan angka yang paling rasional. Biasanya bank dan beberapa referensi lembaga keuangan memberikan bunga kredit dengan kisaran 10% hingga 14%.

Menekan biaya pengeluaran
Supaya lebih meringankan biaya untuk pencicilan, Anda harus mampu menekan biaya harian seperti pengeluaran uang untuk hal-hal yang bersifat sekunder, penggunaan kartu belanja elektronik atau kartu kredit yang berlebihan dan sebagainya. Intinya adalah menyeimbangkan neraca keuangan Anda dalam waktu sesingkat mungkin. Lebih baik lagi jika Anda memiliki penghasilan tambahan sehingga bisa membantu prosedur pembayaran pinjaman Anda kelak. Strategi ini kelihatannya sangat sederhana dan mudah, namun harus betul-betul diterapkan dengan praktik yang efisien dan efektif sehingga tidak akan menyulitkan atau membebani Anda.

Menarik untuk dibaca: # Cara isi kartu Flazz

Pikirkan jaminan
Meskipun tak semua tempat peminjaman uang dapat memberikan kredit tanpa jaminan/agunan, namun sebagian besar bank maupun lembaga peminjaman uang menerapkan sistem jaminan untuk mencairkan dana bagi nasabahnya. Sebelum Anda benar-benar yakin akan melakukan pinjaman, sebaiknya Anda pikirkan terlebih dahulu jaminan yang akan diberikan serta resiko-resikonya apabila nantinya terjadi masalah pada saat pembayaran. Namun tentunya akan lebih baik lagi jika Anda bisa menemukan tempat meminjam uang tanpa jaminan dengan akuntabilitas yang baik serta terpercaya.

Kesalahan klasik meminjam uang
Biasanya terdapat sejumlah kesalahan selama mengajukan pinjaman uang yang bisa berdampak buruk pada proses pembayaran. Kesalahan utama sudah disebutkan sebelumnya, yaitu pengajuan dana berlebih. Kesalahan berikutnya ialah ketidak mampuan dalam mengelola dana serta si peminjam kerap tak bisa mengubah kebiasaan lama yang berdampak pada pemborosan.

Menarik untuk dibaca: #Tips hidup hemat

Orang yang terbiasa hidup boros tidak akan pernah cocok mengajukan pinjaman. Bahkan, solusi tersebut bisa menjadi bumerang yang kelak akan berdampak pada masa depan. Oleh sebab itu, langkah paling tepat sebelum mengajukan pinjaman adalah berani untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih efisien, hemat dan bertanggung jawab. Karena hal-hal semacam itulah yang sangat dibutuhkan dan vital ketika hendak mengajukan pinjaman uang.

Demikianlah beberapa tips yang bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum melakukan pengajuan pinjaman. Semoga bermanfaat dan selalu bijaklah dalam mengatur keuangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Tentang Berjibaku

Selamat datang di Berjibaku, blog yang menyediakan ragam informasi menarik dari dalam maupun luar negeri. Berjibaku menyediakan berbagai artikel dengan tema lifestyle, unik, karir, hubungan asmara, otomotif, motogp, teknologi, wisata, hiburan dan umum.

Semoga waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel-artikel di blog ini menjadi waktu-waktu yang menyenangkan dan menghibur.

Salam,
Admin

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *