Jumat, 12 Desember 2014

Sejarah perkembangan asuransi di Indonesia dan pengertiannya

Sejarah perkembangan asuransi di Indonesia dan pengertiannya. Sejarah asuransi bermula sejak lebih dari seratus tahun yang lalu, yaitu semenjak masa penjajahan Belanda. Pada masa itu pemerintah kolonial Belanda memang melakukan penanaman perkebunan besar-besaran di Indonesia dan sekaligus melakukan bisnis perdagangan.

Demi menjamin kelangsungan bisnisnya, maka kemudian pemerintahan Belanda di Indonesia melakukan sebuah sistem proteksi finansial bernama asuransi dengan tujuan sebagai bentuk perlindungan terhadap resiko-resiko kerugian yang mungkin terjadi. Perlindungan ini diterapkan di sektor perkebunan dari mulai penanaman pohon, panen hingga di hasil kebun diperdagangkan.

Sukses mendirikan asuransi pertama bernama De Nederlanden Van 1845, sistem proteksi keuangan ini pun akhirnya diterapkan di Indonesia. Adapun perusahaan asuransi pertama di Indonesia yang didirikan oleh Belanda bernama Bataviasche Zee End Brand Asrantie Maatschappij yang berbasis pada sektor asuransi kerugian akibat adanya kebakaran dan juga kerugian yang mungkin ditimbulkan akibat adanya permasalahan saat pengangkutan (transportasi).

Sukses dengan asuransi kerugian dan transportasi, pemerintah Belanda kemudian membangun satu unit usaha asuransi lagi bernama Nederlandsh Indisch Leven Verzekering En Liefrente Maatschappij (NILMIY) yang nantinya akan menjadi cikal bakal salah satu perusahaan asuransi jiwa terbesar di Indonesia yang bernama PT. Asuransi Jiwasraya berbarengan dengan Asuransi Jiwa Boemi Poetra 1912. Kesuksesan kedua perusahaan besar ini pun kemudian di ikuti dengan tumbuhnya perusahaan-perusahaan asuransi baru seperti yang kita kenal hingga kini.

Pengertian, sejarah dan perkembangan asuransi di Indonesia
Pengertian, sejarah dan perkembangan asuransi di Indonesia

Pengertian asuransi


Pengertian asuransi adalah sistem bisnis yang memberikan jaminan perlindungan finansial bagi nasabah atau peserta yang berupa penggantian finansial atas kerugian yang dideritanya. Kerugian tersebut dapat berupa kerugian jiwa, kesehatan, kendaraan bermotor seperti sepeda motor dan mobil, properti dan lain sebagainya dengan kondisi dan keadaan tertentu.

Undang-undang yang mengatur masalah asuransi di Indonesia tertuang dalam UU No.2 tahun 1992 yang merupakan bentuk perjanjian mengikat antara yang menyalurkan resiko atau "tertanggung" dan yang menerima resiko atau "penanggung" yang di dasari oleh pembayaran dari tertanggung kepada penanggung. Sedangkan penanggung akan memberikan ganti rugi kepada tertanggung yang berupa premi, ganti rugi atas kerugian, kerusakan atau kehilangan yang diderita oleh si tertanggung.

Adapun ilmu yang digunakan dalam bidang asuransi bernama ilmu aktuaria atau ilmu gabungan antara ilmu matematika, statistik dan probabilitas (kemungkinan). Ilmu inilah yang kemudian menjadi sebuah acuan atau satuan alat tolak ukur yang digunakan perusahaan asuransi untuk mengukur estimasi tingkat ketepatan besaran resiko kerugian klaim yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Perkembangan asuransi


Perkembangan asuransi di Indonesia dimulai sejak bergabungnya Asuransi Bendasraya dengan PT Umum Internasional Underwriter (UIU) menjadi PT Asuransi Jasa Indonesia atau Jasindo yang merupakan perusahaan asuransi milik negara disamping Taspen, Asabri dan Jamsostek yang kini bernama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Asuransi modern


Semenjak tahun 1980, perkembangan asuransi di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat pesat. Hal tersebut terlihat dari maraknya berbagai perusahaan asuransi asing dan lokal yang mulai membuka bisnis di Indonesia. Beberapa diantaranya seperti Allianz, Prudential, AXA, AIA, Cigna, Manulife,  dan lain sebagainya. Salah satu perusahaan asuransi dengan peserta terbesar di Indonesia saat ini adalah asuransi BPJS dengan jumlah peserta sebanyak 131,9 juta jiwa (tahun 2014) yang akan diproyeksikan akan mencapai jumlah 168 juta pada tahun 2015 dan 257,5 juta jiwa pada tahun 2019 (mencakup seluruh populasi Indonesia).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *