Jumat, 12 Desember 2014

Rute kawasan jalur bebas sepeda motor di Jakarta mulai di sosialisasikan Pemprov DKI Jakarta

Rute dan kawasan jalur bebas sepeda motor di Jakarta sedianya mulai di sosialisasikan oleh Pemprov DKI Jakarta tanggal 17 Desember 2014. Terdapat beberapa titik yang nantinya sepeda motor tidak lagi diperbolehkan melintas. Kawasan jalan di Jakarta yang tidak boleh dilalui oleh motor tersebut dimulai dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) terus ke sampai Jalan MH. Thamrin hingga ke Jalan Medan Merdeka Barat.

Rencananya larangan sepeda motor melintas di jalan protokol di Jakarta ini akan melalui tahap uji coba dan sosialisasi selama 1 bulan terhitung semenjak tanggal diberlakukannya peraturan baru ini oleh Pemprov DKI Jakarta.

Jika tahap uji coba tersebut ternyata berdampak positif maka tidak menutup kemungkinan peraturan ini akan diterapkan pula di jalan-jalan protokol lainnya di ibukota seperti Jalan Sudirman dan Jalan Rasuna Said Kuningan. Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta, Muhammad Akbar dalam pernyataannya menyebutkan jika uji coba pelarangan sepeda motor melintas di jalur protokol ini merupakan salah satu cara untuk mengurai kemacetan kota Jakarta yang semakin parah dari hari ke hari. Dengan adanya peraturan baru ini diharapkan nantinya banyak masyarakat Jakarta yang kemudian akan mulai beralih menggunakan transportasi publik.

Kawasan jalur bebas sepeda motor di Jakarta
Kawasan jalur bebas sepeda motor di Jakarta

Ia juga menambahkan bahwa ada 12 titik lahan parkir sepeda motor di sekitar jalur tersebut yang dapat digunakan oleh  pengendara, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Gedung Bank Internasional Indonesia (BII)
  2. Gedung Skyline
  3. Carefour Duta Merlin
  4. Plaza Permata
  5. Menara BDN
  6. Gedung Grand Indonesia (GI)
  7. Gedung Jaya
  8. Wisma Nusantara
  9. Gedung Sarinah
  10. Gedung Kosgoro
  11. Gedung Oil
  12. Kawasan IRTI Monas

Adapun perkiraan total kapasitas penampungan dari 12 lahan parkir tersebut sanggup menampung hingga sebanyak 6.528 unit sepeda motor.

Di masa awal sosialisasi, petugas hanya memberikan sanksi berupa teguran bagi pengguna sepeda motor, namun mulai tanggal 17 Januari 2015 nanti, sanksi yang dikenakan kepada pengendara yang melanggar adalah berupa denda sebesar 500 ribu rupiah hingga pencabutan Surat Izin Mengemudi (SIM) di tempat. Peraturan ini juga berlaku saat hari libur selama 24 jam penuh kecuali sepeda motor operasional milik dinas Pemprov dan petugas.

Pemprov DKI sendiri saat ini telah mengoperasikan sekitar 600 unit bus TransJakarta yang beroperasi di semua koridor dan akan bertambah sebanyak 234 unit bus lagi dalam waktu dekat. Selain TransJakarta, Pemprov DKI juga akan menambahkan armada bus tingkat gratis di sejumlah koridor untuk mempermudah masyarakat untuk bisa mengakses kantor baik dari rumah atau apartemen di wilayah-wilayah penyokong Jakarta.

Rute jalur bebas sepeda motor di Jakarta
Rute jalur bebas sepeda motor di Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Tentang Berjibaku

Selamat datang di Berjibaku, blog yang menyediakan ragam informasi menarik dari dalam maupun luar negeri. Berjibaku menyediakan berbagai artikel dengan tema lifestyle, unik, karir, hubungan asmara, otomotif, motogp, teknologi, wisata, hiburan dan umum.

Semoga waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel-artikel di blog ini menjadi waktu-waktu yang menyenangkan dan menghibur.

Salam,
Admin

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *