Jumat, 12 September 2014

Tips dan cara mengajarkan anak balita belajar membaca, menulis dan berhitung (calistung)

Tips dan cara mengajarkan anak balita belajar membaca, menulis dan berhitung (calistung). Siapapun orang tuanya pasti akan merasa senang bila anak balitanya sudah mulai pandai dalam membaca, menulis dan berhitung (calistung). Akan tetapi untuk bisa pandai, tentu ada proses pembelajaran yang harus dilakukan dengan konsisten dan memakan waktu. Ingat, tidak ada yang instan di dunia ini sekalipun hal itu terlihat mudah. Oleh karenanya sebagai orang tua yang bijak, Anda tentu dapat memahami hal ini.

Sebelum memulai untuk mengajarkan anak untuk membaca, menulis ataupun berhitung, tentunya Anda terlebih dahulu mencermati sejauh mana perkembangan dan minat anak Anda. Anak-anak terutama dalam masa balita memiliki kecenderungan untuk tertarik pada pengeksplorasian diri terhadap segala sesuatu yang menarik perhatiannya seperti mainan yang berwarna cerah atau lingkungan sekitar yang sekiranya menarik. Untuk itulah Anda harus pandai-pandai dalam memilih waktu serta momentum yang tepat untuk mulai mengajarkannya. Lalu kapan waktu yang tepat untuk mengajarkan anak?.

Tips dan cara mengajarkan anak balita belajar membaca, menulis dan berhitung (calistung)

Membaca
Anak kecil akan jauh lebih mudah dalam membaca bentuk-bentuk dan gambar. Umumnya, anak usia 3-5 tahun sudah memiliki ketertarikan kepada gambar dan simbol. Oleh karenya sebelum Anda mulai mengajarkan anak untuk membaca huruf abjad, baiknya Anda pastikan terlebih dahulu jika anak Anda memang telah memiliki ketertarikan dalam "membaca" gambar, simbol ataupun logo. Guna memancing minatnya, Anda bisa membelikan mainan anak dalam bentuk buku bergambar dengan warna-warna yang bisa menarik perhatiannya. Biarkan ia bermain dan mulai mengenali gambar-gambar sambil dipandu orang tua sedikit demi sedikit.

Di usia 5-7 tahun, kemampuan motorik anak akan berkembang dengan sangat cepat. Pada tahun-tahun ini anak akan mulai untuk belajar membaca pola dan bentuk yang cukup rumit. Selain mengenai pola dan bentuk-bentuk tertentu, anak juga akan mulai untuk mencari tahu fungsi sebuah benda dan cara menggunakannya. Biasanya bisa terlihat dengan jelas jika sang anak mulai bisa memegang buku dengan baik kemudian membolak-balik setiap lembarnya dengan sangat baik.

Menulis
Pada umumnya anak balita berumur 4-5 tahun sudah bisa diajarkan untuk menulis sederhana. Namun sebelum Anda mulai mengajarkan bagaimana caranya untuk menulis, tentu hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengajarkan bagaimana memegang pensil dengan baik. Ajarkan dengan sabar hingga sang anak dapat memegangnya dengan benar. Saat sang anak mencoba untuk dapat memegang pensil dengan benar disaat itu pula ia akan mulai belajar bagaimana caranya untuk fokus. Inilah waktu yang tepat bagi Anda untuk mulai mengajarkannya untuk menulis. Berilah contoh-contoh sederhana untuk ia ikuti, misalnya bentuk kotak, segitiga, lingkaran dan bentuk-bentuk sederhana lainnya. Saat ia terlihat bisa mengikuti dengan baik, Anda bisa mencoba untuk memberikan contoh-contoh huruf untuk kembali diikuti oleh sang anak. Berilah contoh menulis dengan contoh potongan huruf-huruf besar dan jelas.

Berhitung
Anak umur 4-5 tahun sebenarnya bisa diajarkan konsep berhitung dengan menggunakan jarinya. Namun sebelum Anda mulai mengajarkan anak bagaimana cara berhitung, baiknya Anda coba terlebih dahulu kemampuan anak dalam mengenali simbol termasuk angka. Berikan mainan dengan bentuk-bentuk angka dan simbol dengan warna-warna yang anak Anda sukai. Jika anak sudah mulai dapat mengenali angka-angka tersebut dengan baik, maka mulailah mengajarkan konsep berhitung dengan menggunakan bantuan jari jemari anak Anda dengan rentetan angka sederhana 1 hingga 10.

Pada saatnya nanti, semua anak balita akan memiliki kemampuan dalam membaca, menulis maupun berhitung. Hanya saja memang perkembangan setiap anak belum tentu sama. Dalam mengajarkan anak belajar membaca, menulis dan berhitung Anda harus ekstra sabar dan benar-benar memahami hal ini karena apabila anak Anda terlalu dipaksakan justru akan memiliki efek pengalaman yang negatif bagi sang anak yang berakibat anak menjadi kapok dan malas untuk belajar. Oleh karenanya, ciptakanlah suasana bermain sekaligus belajar yang menyenangkan bagi anak-anak Anda.

Tips dan cara mengajarkan anak balita belajar membaca, menulis dan berhitung (calistung)
Mainan berhitung untuk anak

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

Ikuti via email

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *